HomeBerita UtamaCCW Dorong Polda Garap PPK Kapal Latih Kampus Poltekpel Barombong

CCW Dorong Polda Garap PPK Kapal Latih Kampus Poltekpel Barombong

MAKASSAR — Ketua umum lembaga antikorupsi Celebes Corruption Watch (CCW), Masryadi mendorong Polda Sulsel mengusut anggaran pemeliharaan kapal latih Rp2,8 miliar pada tahun 2024 di Kampus pelayaran Barombong Makassar. Angka itu selain dinilai fantastis juga terindikasi pemborasan keuangan negara dalam kegiatan ini.

“Anggaran ini patut dipertanyakan realisasinya apakah benar-benar habis pakai sesuai peruntukan untuk kegiatan pemeliharaan kapal latih di tahun 2024 lalu. Nahhh…, tugas penyidik dari APH untuk mendalami itu dan memeriksa pejabat pengadaan,”kata Masryadi kepada Celebesnews pada, Senin (8/12/2025).

Karena itu, Masryadi sepakat jika anggaran proyek pemeliharaan ini jadi atensi aparat penegak hukum.

“Kita minta realisasi anggaran pemeliharaan kapal latih ini diusut tuntas. APH harus turun tangan memeriksa anggaran pemeliharaan kapal latih tersebut di Kampus pelayaran Barombong ini. Sebab kami menduga adanya ketidakwajaran anggaran miliaran rupiah cuma untuk kegiatan pemeliharaan dalam satu tahun,” imbuhnya.

Terpisah, pejabat pembuat komitmen Poltekpel Barombong Makassar, Mulyono, S.A.P yang dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi menjelaskan bahwa penyelenggaraan pengadaan dan pemeliharaan kapal latih Poltekpel Barombong yang bersumber dari pagu 2024, dimana proses pegangaan telah mengacu pada Perpres nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa dan peraturan LKPP nomor 9 tahun 2021 tentang toko daring dan katalog elektronik.

Selanjutnya bahwa pada aplikasi SIRUP tercantum dua anggaran kapal latih, yaitu perawatan kapal latih senilai Rp 6,7 miliar lebih dan pengadaan pemeliharaan kapal latih Barombong selama 1 tahun 2024 senilai Rp 2,8 miliar lebih. Padahal sebenarnya Rp2,8 miliar lebih itu merupakan bagian dari pagu anggaran perawatan kapal latih sebesar Rp 6,7 miliar lebih.

Bahwa berdasarkan surat Kementerian Perhubungan tanggal 10 Januari 2024 Nomor:KU.002/1/1/PHB.2024 Hal. Automatic Adjsutmen (AA) di lingkungan Kementerian perhubungan tahun 2024 sebesar Rp 4,2 miliar lebih, maka sisa anggaran perawatan kapal latih setelah Automatic Adjsutmen sebesar Rp 2,4 miliar lebih yang digunakan untuk pekerjaan pemeliharaan kapal latih.

Seluruh pengadaan barang maupun pelaksanaan kegiatan fisik maupun non fisik telah dilakukan proses audit pemeriksaan oleh apparat fungsional pemeriksa independent dan Badan Pemeriksa Keuangan RI. ( Liputan : Ical )

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments