Pemerhati Lingkungan dan Aktivis LSM Desak Polda dan Kejaksaan Sikat Pelaku Tambang Pasir Ilegal di Desa Welado Kabupaten Bone

0
173
FOTO : Aktivitas penambangan pasir ilegal di bantaran sungai di Desa Welado Kabupaten Bone

 

MAKASSAR — Sejumlah pemerhati lingkungan dan aktivis LSM di Sulawesi Selatan dibuat geram dengan maraknya aktivitas penambangan pasir ilegal di Kabupaten Bone, khusunya yang berada di Desa Walado. Mereka mendesak aktivitas pertambangan ilegal tersebut ditutup.

Salah satunya datang aktivis LSM Solidaritas Merah Putih di Makassar menantang keberadaan penambang pasir ilegal yang berada di Desa Welado dan mempertanyakan izin penambang pasir tersebut.

Oleh karena itu, pemerhati lingkungan sekaligus ketua LSM Solidaritas Merah Putih Sulawesi Selatan, Ikhsan kepada celebesnews.co.id pada, Sabtu (25/5/2024) mendesak instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum dari kepolisian dan kejaksaan segera memproses hukum oknum yang diduga melakukan penambangan illegal di Desa Welado tersebut.

“Kami mendesak instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum segera memproses Hukum oknum yang melakukan penambangan ilegal di Desa Welado,”tandasnya.

Aparat penegak hukum, kata dia, tidak boleh tutup mata atas segala aktivitas yang bertentangan dan melawan hukum di sana.

Hampir semua masyarakat Desa Welado mengetahui bahwa ada aktivitas penambangan ilegal yang terjadi tetapi ironisnya aparat penegak hukum seolah-olah tidak melihat atas kejahatan di sektor pertambangan tersebut. Kami khawatir persoalan lingkungan akan timbul bila masalah ini tidak segera diatasi,”tuturnya.

Ia mengaku siap mengawal persoalan tambang ilegal ini masuk ke Polda maupun Kejati Sulsel untuk turun langsung ke lapangan melihat aktivitas ilegal yang daerah tersebut.

Selain itu, meminta agar segera menangkap pelaku penambangan ilegal tersebut. “Terakhir, kami menyampaikan bahwa akan melakukan monitoring dan siap mengawal kehadiran tambang ilegal di Desa Welado Kabupaten Bone,”tutupnya. (cn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here