Aktivis Antikorupsi Desak Kejaksaan ‘Garap’ Penyedia Jasa, Proyek Lanjutan Jalan kampung Lambiri Japing-Japing Selatan Bontolangkasa Pangkep Terindikasi Asal Dikerja

0
150

MAKASSAR — Sejumlah aktivis dan pegiat antikorupsi mulai beraksi keras terkait pelaksanaan proyek pekerjaan pembangunan lanjutan jalan kampung Lambiri Japing-Japing Selatan di Kelurahan Bontolangkasa Kabupaten Pangkep. Para aktivis meminta Kejaksaan ‘menggarap’ penyedia jasa agar kualitas pekerjaan tidak diabaikan.

Desakan tersebut kembali disampaikan Mulyadi SH, salah satu aktivis dan pegiat antikorupsi Sulawesi Selatan kepada celebesnews.co.id pada Senin (29/5/2023).

Mulyadi meminta meski proyek tersebut tengah dikerjakan, namun perlu mendapat pengawasan dari aparat penegak hukum. Spesifikasi teknis dan volume pekerjaan disoroti oleh para aktivis dan meminta Kejaksaan mengusut kualitas dan mutu pekerjaan.

“Kasihan kualitas pekerjaan seperti ini. Karena itu, Kejaksaan mesti turun agar penyedia jasa bisa memperbaiki pekerjaan di lapangan. Coba liat pada saat awal pekerjaan proyek ini di bagian dasar pondisi, masih terdapat genangan air campuran semen sudah ditumpah, bagaimana mau kuat merekat, coba usut disitu, “tuturnya.

Semestinya, kata dia, pekerjaan proyek ini harus benar-benar dikerjakan sesuai spek dan volume berdasarkan dalam rancangan anggaran belanja dan kontrak. “Orang yang tidak mengerti konstruksi saja pasti mempertanyakan kualitas dan mutu pekerjaan proyek peningkatan jalan ini. Karena itu, agar tidak dikerja asal-asalan, Kejaksaan mesti turun melakukan pengawasan,”tandasnya.

Ditambahkan Mulyadi, meski belum bisa dikatakan terdapat unsur aau potensi kerugian negara pada proyek ini karena memang masih dalam tahap pekerjaan. Namun setidaknya dengan turunnya kejaksaan penyedia jasa bisa memperbaiki kualitas dan mutu pekerjaan.

“Coba maki turun ke lapangan pak Kajari, penyedia jasa pasti akan benar-benar memperbaiki kualitas pekerjaan. Jangan sampai seharusnya pembangunan jalan tersebut bisa menikmati oleh masyarakat cukup lama, namun karena kualitas dan mutu terindikasi tidak sesuai dalam kontrak, maka dampaknya akan cepat rusak. Nah, itu yang kita tidak ingingkan sehingga proyek ini perlu betul-betul dikawal oleh semua kalangan, termasuk masyarakat,”tegasnya.

Sementara itu, terpisah, Lurah Bontolangkasa di Kabupaten Pangkep berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi terkait pelaksanaan proyek peningkatan jalan tersebut hingga berita ini diturunkan tidak memberikan tanggapan dan jawaban.

Demikian pula Ketua Pokmas Kelurahan Bontongkasa, diduga sebagai pelaksana proyek tersebut berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi dan klarifikasi hingga berita diturunkan tidak memberikan respon dan jawaban. (cn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here