Aktivis LSM Dukung Kejari Selayar Usut Proyek SPAM Dinas PUPR, “Jangan Kasi Kendor Pak Kajari”

0
112

MAKASSAR — Usai membongkar sejumlah kasus dugaan korupsi di Kabupaten Kepulauan Selayar, aktivis dan pegiat antikorupsi meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Selayar tidak kendor dalam terus membongkar dan menjerat para pelaku korupsi lainnya di daerah tersebut. Dukungan ini datang dari sejumlah aktivis LSM Sulawesi Selatan.

Salah satu aktivis LSM Antikorusi Sulawesi Selatan, Mulyadi SH kepada celebesnews.co.id pada, Sabtu (7/5/2023) meminta Kejari Selayar menindak lanjuti temuan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait proyek SPAM yang diduga bermasalah pada tahun 2021.

Mulyadi meminta Kejari Selayar untuk melakukan lidik dugaan penyalahgunaan anggaran pada proyek SPAM Dinas PUPR yang tersebar pada tiga desa atau kelurahan. “Jangan kasi kendor pak Kajari, usut tuntas proyek ini, periksa semua pihak-pihak terkait, kami dari beberapa lembaga antikorupsi di Sulawesi Selatan siap mendukung langkah Bapak Kajari melakukan pemberantasan korupsi,”tuturnya.

Dikatakan oleh Mulyadi, desakan untuk mengusut proyek itu sangat mendasar. Dimana pekerjaan SPAM di tiga desa atau kelurahan pada tahun 2021 tersebut menjadi temuan BPK terdapat kekurangan volume.

“Seharusnya jangan dikerjakan dengan asal-asalan, bukan mengejar kualitas pekerjaan. Tapi ada indikasi mengejar keuntungan semata,” ungkapnya.

Belum kata dia, dari audit BPK, anggaran ini menjadi temuan karena kesalahan penganggaran, “jadi disitu saja sudah ada dugaan persoalan administrasi yang terjadi, belum lagi pekerjaan yang kekurangan volume. Nah, kejaksaan meski segera memanggil dan memeriksa semua pihak-pihak terkait,”tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Selayar berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi terkait tindak lanjut temuan BPK tersebut hingga berita ini diturunkan tidak memberikan tanggapan dan jawaban. (cn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here