Pemerhati Pendidikan Desak Polda Bongkar Mafia Jual Beli Ijasah Palsu di Kampus STIM-LPI Makassar

0
390

MAKASSAR — Desakan untuk membongkar keberadaan mafia jual beli ijasah palsu di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia (STIM-LPI) Kota Makassar semakin lantang disuarakan oleh aktivis dan pemerhati pendidikan. Mereka meminta temuan ijasah palsu Dirut PDAM Kabupaten Bone tidak berhenti sampai disitu, usut kasus ini sampai tuntas.

Dugaan keterlibatan baik secara langsung maupun tidak langsung pihak kampus dipastikan ada oknum-oknum tertentu menjadi pemain dibalik kebaradaan ijasah palsu ini di Kampus STIM-LPI Makassar.

“Kami meyakini ada pelaku utama dari bisnis jual beli ijasah palsu ini. Polisi tidak boleh berhenti setelah kasus ijasah Dirut PDAM Bone ditemukan. Harus terus dilakukan pengembangan, bukan tidak mungkin masih ada oknum pejabat yang turut memiliki ijasa palsu tersebut,”tegas Sofyan, salah satu aktivis dan pemerhati pendidikan di Kota Makassar kepada celebesnews.co.id pada, Senin (10/4/2023).

Ia mengungkapkan, sangat mengapresiasi gebrakan yang dilakukan oleh Polda Sulsel memberantas kampus-kampus atau Universitas yang mengeluarkan ijazah bodong. Karena itu, dengan terbongkarnya keberadaan ijasah palsu di Kampus STIM-LPI akan menjadi pintu masuk Polda mengembangkan dan melakukan penyelidikan kasus ini.

Dalam menyikapi kasus Kampus STIM-LPI, Sofyan sangat berharap, Kopertis segera melakukan penyelidikan atau Sidak (inspeksi mendadak) ke sejumlah kampus-kampus sehingga tidak ada lagi kampus nakal di daerah ini. “Sekalipun ini merupakan perbuatan oknum, namun tetap tidak boleh dilakukan pembiaran. Nah, Kopertis mesti turun, harus ada pengawasan dan penindakan kepada kampus-kampus yang jadi temuan ijasah palsu,”tuturnya.

Ditambahkan Sofyan, polisi harus bisa membongkar sindikat pemalsu ijazah di kampus ini. Pelaku diduga sudah mencetak sejumlah ijazah palsu dan itu sangat mencoreng dunia pendidikan. (cn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here