Telan Anggaran Miliaran, Pemeliharaan Jalan Poros Sidrap-Palopo Diduga Asal-asalan, LSM GMBI Bereaksi, Kecam Kontraktor dan Pengawas

0
272

MAKASSAR — Belum lama diperbaiki, kondisi jalan Balai Pompengan di Kabupaten Sidrap kembali mengalami rusak parah. Badan jalan berlubang dan terkikis serta mulai digenangi air terutama pada saat musim penghujan seperti saat ini.

Sejumlah pengguna jalan bersama warga di Kabupaten Sidrap mengeluhkan kondisi ruas jalan poros yang menghubungkan jalan lintas arah Palopo tersebut. kondisinya mulai rusak parah. Padahal ruas jalan itu baru diperbaiki tahun 2022 lalu dengan anggaran pemiliharan miliaran rupiah.

Nah, kondisi tersebut memantik reaksi masyarakat, tak terkecuali datang dari LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Ketua GMB Kabupaten Sidrap, Hj Arty kepada celebesnews.co.id pada, Sabtu (11/2/2023) secara lantang mengkritisi dan menyoroti proyek jalan Balai Pompengan Badoka Makassar tersebut yang terkesan asal dikerjakan tanpa memperhatian mutu dan kualitas pekerjaan.

Hj Arty mengungkapkan, dengan kondisi pekerjaan jalan yang terbilang cepat rusak tersebut diduga karena pekerjaan yang diduga tidak berkualitas sehingga berdampak terhadap jalan cepat mengalami kerusakan.

Belum lagi, kualitas pekerjaan yang sangat rendah dan disertai dengan lemahnya pengawasan diduga membuat pekerjaan tersebut asal jadi.

“Sangat kami sayangkan perbaikan jalan poros Sidrap-Palopo yang menelan anggaran pemeliharaan miliaran rupiah tersebut tidak diimbangi dengan kualitas pekerjaan yang maksimal. Maka dalam hitungan bulan kondisi jalan sudah rusak dan berlubang,” tegasnya.

Lanjut dikatakannya, kondisi jalan poros yang rusak tersebut sudah berulang kali terjadi. Jalan yang sebelumnya rusak dan berlubang, setelah dilakukan pemeliharaan hanya beberapa bulan sudah rusak kembali. Lokasi kerusakan juga boleh dibilang hanya di titik yang lama. Jika masalahnya adalah kendaraan yang melintas over kapasitas, mestinya penambalan lubang tidak menggunakan cara yang biasa. Harus dengan penanganan khusus agar tidak mudah rusak meski dilewati kendaraan berat, misalnya dicor beton.

”Kami meminta agar pihak kontraktor bisa bekerja dengan baik. Jangan bekerja asal-asalan yang merugikan negara dan masyarakat, serta instansi terkait yang menanganinya agar bisa mengawasi dengan benar,” tandasnya.

Terpisah, pihak pengawas proyek pemeliharaan jalan poros Sidrap-Palopo dari Balai Pompengan Badoka Makassar, Sabir yang dikonfirmasi oleh celebesnews.co.id, mengungkapkan terkait persoalan jalan poros yang rusak tersebut, tahun ini Balai Pompengan kembali mengangarkan biaya pemeliharaan untuk perbaikan jalan poros ini.

“Kemungkinan sekitar April tahun ini, pemiliharaan jalan poros kembali akan dilakukan, dan mudah-mudahan titik-titik yang rusak tersebut segera dapat diperbaiki,”singkatnya. (cn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here