Kejaksaan Tinggi Sulsel Diminta Periksa Kontrakor dan PPK Proyek Jalan Ruas Takkalalla-Cabbangnge-Salaonro Kabupaten Soppeng

0
97

MAKASSAR — Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan diminta merespon cepat desakan public mengusut Proyek Jalan Ruas Takkalalla-Cabbangnge-Salaonro Kabupaten Soppeng tahun 2021.

Aktivis LSM, Mulyadi SH kepada celebesnews.co.id pada, Kamis (2/2/2023) meminta Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan segera memanggil kontraktor dan pejabat pembuat komitmen proyek ruas jalan tersebut dalam rangka penyidikan dan mengusut adanya dugaan potensi kerugian negara yang ditimbul.

Proyek ruas jalan ini memantik reaksi sejumlah pegiat dan aktivis antikorupsi, muncul desakan audit investigatif oleh Kejaksaan Tinggi dalam mengungkap mutu dan kualitas pekerjaan.

Dikatakan oleh Mulyadi, proyek rehabilitasi ruas jalan tersebut diduga pihak penyedia tidak melaksanakan pemadatan jalan secara optimal sebelum dilakukan pengaspalan. Padahal, pemadatan ini akan menjamin kekuatan dan keawatan konstruksi pekerjaan jalan dan sangat tergantung dari sifat-sifat dan daya dukung tanah dasar atau minimal nilai CBR untuk pemadatan Subgrade 5 persen.

Selain itu, bahwa proses pengamparan batu sub base diduga pihak penyedia tidak menentukan ketebalan sub base 30 cm. Bahwa gelar batu base course dan pemadatan diduga tidak dilaksanakan dengan baik sehingga bagian pekerjaan diduga tidak dapat menahan gaya lintang dari beban kendaraan roda dan bahan lapis pondasi diduga kurang dari 70 persen.

Ditambahkannya, untuk pengecoran aspal prime coast (lapis resep pengikat) diduga tidak sesuai spek, dimana bahan lapis resep pengikat umumnya tidak menggunakan aspal dengan penetrasi 80/100 atau penetrasi 60/70 yang dicairkan dengan minyak tanah dan tidak menggunakan volume yang antara,4 sampai 1,3 liter/m2.

Oleh karena itu, Kejaksaan Tinggi Sulsel diharapkan segera merespon dan menguut proyek ini serta memeriksa semua pihak-pihak terkait. “Disitu kan ada pejabat pembuat komitmennya dan kontraktor serta kuasa pengguna anggaran, silahkan diperiksa terkait adanya sorotan public seperti ini,”tuturnya.

Terpisah, pihak penyedia jasa yang berusaha dihubungi oleh celebesnews tidak memberikan jawaban dan tanggapan terkait proyek tersebut usai menjadi sorotan pada aktivis dan pegiat antikorupsi. ( cn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here