Proyek Ruas Jalan BTS Kota Maros-BTS Kabupaten Bone Segera Masuk Kejaksaan Tinggi, Aktivis : Usai Tahun Baru Kami Laporkan !!!

0
206
FOTO : Mulyadi SH

MAKASSAR — Aktivis dan pegiat antikorupsi akhirnya membawa proyek pekerjaan penanganan longsoran ruas jalan BTS Kota Maros-BTS Kabupaten Bone tahun anggaran 2021 ke ranah hukum usai beberapa kali menjadi sorotan terkait mutu dan kualitas pekerjaan.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Mulyadi SH, salah satu aktivis dan pegiat antikorupsi di Sulawesi Selatan kepada celebesnews.co.id pada, Sabtu (31/12/2022).

“Usai tahun baru, kami akan segera masukan laporan langsung ke Kejaksaan Tinggi Sulsel terkait proyek tersebut. Data-data hasil investigasi dan dokumentasi hasil pekerjaan tersebut kami akan dorong sebagai bahan penyidikan Kejaksaan Tinggi,”tegasnya.

Diketahui beberapa hasil investigasi terkait proyek tersebut disinyalir kualitas dan mutu pekerjaan bermasalah akibat volume yang patut dipertanyakan. “Kami memiliki dokumentasi hasil pekerjaan usai proyek di PHO, memang terindikasi mutu dan kualitas pekerjaan patut dipertanyakan akibat adanya beberapa keretakan pada beberapa titik yang pada saat itu langsung ditutupi dengan plesteran semen,. Kami ada data-datanya dan dokumentasinya kok,”tandasnya.

Oleh karena itu, Mulyadi meminta penyidik Kejaksaan Tinggi mengusut proyek yang menghabiskan puluhan miliar tersebut pada tahun 2021 untuk mendalami adanya dugaan potensi kerugian negara.

Belum lagi, kata dia, pelaksana proyek ini patut diusut apakah menggunakan perusahaan langsung atau merupakan perusahaan pinjaman. “kami kira ini juga perlu mendapat atensi penyidik kejaksaan nantinya untuk mengusut perusahaan yang digunakan pada proyek tesebut, tidak boleh asal pinjam perusahaan lah, kan semua ada aturannya,”terang Mulyadi.

Namun secara lengkap, data-data hasil investigasi proyek tersebut semua akan diserahkan ke Kejaksaan Tinggi usai tahun baru sebagai pintu masuk mengusut proyek tersebut. Semua pihak-pihak terkait silahkan mempertanggungjawabkan pada saat proses penyidikan berjalan.

“Semua pihak-pihak terkait kami laporkan, terutama sang kontraktor, bersama kuasa pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen proyek ini. Sampai ketemu di meja hijau,”tutupnya.

Terpisah, Kepala Satker Pelaksaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Sulawesi Selatan pernah dikonfirmasi oleh celebesnews.co.id secara resmi melalui surat permintaan konfirmasi dan klarifikasi tidak memberikan jawaban dan tanggapan. (cn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here