FOTO : Ketua Umum CCW, Masryadi
MAKASSAR — Ketua Umum Celebes Corruption Watch (CCW), Masryadi meminta Kejaksaan Tinggi dan Polda Sulsel mengusut bantuan dana hibah pada Biro Kesra Pemprov Sulsel yang menjadi temuan BPK tahun 2022.
Menurut Masryadi, support kepada korps adhyaksa itu guna membuat terang penggunaan anggaran penyaluran dan penerima hibah yang dibelum memasukan laporan pertanggungjawaban. ‘
“Kami minta Kejati Sulsel maupun Polda untuk segera memeriksa Kepala Biro Kesra Pemprov Sulsel dan penerima bantuan dana hibah tahun 2022 tersebut. Temuan BPK itu bisa menjadi data awal untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan,” kata Masriyadi kepada celebesnews.co.id pada, Kamis (18/1/2024).
“Sebagai pegiat antikorupsi, saya mendukung dan mendesak kejaksaan tinggi maupun Polda secepatnya mengusut temuan BPK ini,” katanya.
Masryadi menilai, para penerima hibah yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban tersebut perlu ditelusuri untuk mengetahui kemungkinan ada atau tidaknya dugaan penyalahgunaan.
“Kami akan mengawal dan memantau masalah dana hibah ini, kami harapkan Kejati dan Polda Sulsel segera masuk menindaklanjuti temuan BPK tersebut dan memeriksa semua pihak-pihak terkait,”ujarnya.
Terpisah, Kepala Biro Kesra Pemprov Sulsel berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi terkait tindaklanjut temuan BPK tersebut sejak pekan lalu hingga berita ini diturunkan masih belum memberikan tanggapan dan jawaban. (cn)
