MAKASSAR — Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, sebagai kampus pelayaran tertua di Indonesia yang telah berusia lebih dari satu abad, terus menunjukkan komitmen untuk mendekatkan diri dengan masyarakat Sulawesi Selatan. Melalui berbagai program dan kegiatan yang dirancang secara strategis, kampus ini tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, namun juga sebagai mitra aktif dalam kemajuan wilayah. Direktur PIP Makassar menyatakan bahwa pihaknya selalu berusaha untuk menjalin hubungan yang erat dengan warga lokal, karena keberhasilan kampus tidak terlepas dari dukungan dan kontribusi masyarakat sekitar.
Pada acara Dies Natalis 2024 lalu, PIP Makassar menggelar rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat Sulawesi Selatan. Di antaranya adalah lomba olahraga dan hobi untuk siswa SMA/sederajat di seluruh provinsi, yang bertujuan untuk mengenalkan dunia pendidikan maritim kepada generasi muda. Selain itu, kampus juga menggelar kegiatan sosial seperti donor darah dan santunan anak yatim, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga. Kegiatan akademis seperti kuliah umum dan seminar internasional bidang maritim juga dibuka untuk masyarakat yang ingin menambah wawasan tentang sektor pelayaran.
Selain kegiatan berkala, PIP Makassar juga membuka akses fasilitas kampus untuk digunakan oleh masyarakat umum guna mempererat hubungan dengan warga Sulawesi Selatan. Beberapa fasilitas yang dapat disewa antara lain aula dengan kapasitas besar, kendaraan bermacam jenis, ruang pelatihan berbasis smart class, ruang pengujian komputer, kolam renang latih, hingga kapal latih yang dapat digunakan untuk kegiatan survey atau perjalanan wisata ke pulau-pulau sekitar Sulawesi. Layanan khusus seperti marching band dan pedang pura juga siap membantu kegiatan masyarakat yang membutuhkan, sehingga kampus benar-benar menjadi bagian dari kehidupan lokal.
Pada April 2025, PIP Makassar juga menggelar apel gabungan bersama Poltekbang Makassar dan Poltekpel Barombong yang dihadiri Wakil Menteri Perhubungan. Kegiatan ini tidak hanya mempererat sinergi antar lembaga pendidikan transportasi di Sulawesi Selatan, namun juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan pemerintah dan praktisi industri. Melalui acara ini, kampus juga menyebarkan pesan penting tentang peran pendidikan vokasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal dan mendukung perkembangan sektor transportasi maritim di wilayah ini.
Dampak nyata dari kedekatan PIP Makassar dengan masyarakat juga terlihat dari kontribusi lulusannya yang bekerja di berbagai perusahaan pelayaran dalam dan luar negeri. Banyak lulusan yang membawa pulang penghasilan baik dan berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga serta daerah asalnya di Sulawesi Selatan. Ke depannya, kampus berencana untuk mengembangkan lebih banyak program kolaboratif dengan pemerintah daerah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat lokal, guna menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi kemajuan wilayah. (*)
