TAKALAR — Lembaga antikorupsi Celebes Corruption Watch (CCW) menyoroti alokasi anggaran belanja pengadaan pemenuhan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar. Pada tahun anggaran 2026, pihak rumah sakit mengalokasikan dana fantastis mencapai Rp 10,2 miliar untuk pemenuhan kebutuhan medis tersebut. Angka ini memicu pertanyaan publik muncul mengingat pada tahun sebelumnya kegiatan serupa tidak tercatat mendapatkan alokasi anggaran sesuai informasi pada SiRUP LKPP.
Direktur CCW, Masryadi, menilai lonjakan anggaran yang mendadak ini berpotensi menimbulkan kerawanan dalam pengelolaan keuangan daerah. Saat diwawancarai Celebesnews pada Senin (19/10/2026), ia mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan audit menyeluruh terhadap perencanaan hingga pengalokasian dana belanja BMHP tersebut demi memastikan transparansi serta efisiensi pemanfaatan uang negara.
Kecurigaan publik kian menguat lantaran di saat yang bersamaan, RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Takalar juga menyedot anggaran daerah yang tak kalah fantastis untuk pengadaan obat-obatan. Penumpukan pos anggaran bernilai besar dalam waktu bersamaan ini dinilai perlu mendapatkan pengawasan ekstra intensif dari aparat penegak hukum guna mengantisipasi timbulnya dugaan penyimpangan anggaran maupun indikasi penggelembungan dana (mark-up).
Upaya konfirmasi dan klarifikasi telah dilakukan oleh media ini untuk menjaga keberimbangan berita. Celebesnews telah melayangkan surat permintaan konfirmasi resmi yang ditujukan langsung kepada Direktur RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Takalar guna meminta penjelasan mendalam mengenai dasar pertimbangan penetapan anggaran jumbo tersebut.
Namun, hingga berita ini diturunkan, pimpinan RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Takalar belum memberikan tanggapan maupun jawaban resmi terkait surat permintaan konfirmasi yang dikirimkan. Sikap tertutup dari pihak manajemen rumah sakit ini semakin menambah tanda tanya besar masyarakat terkait tata kelola dan transparansi pemanfaatan anggaran kesehatan di Kabupaten Takalar. ( Liputan Khusus: Redaksi Celebesnews )
