HomeBerita UtamaPabrik Olahan Tahu di Saleppa Manfaatkan Tanggul Saluran Air, Berpotensi Lemahkan Kekuatan...

Pabrik Olahan Tahu di Saleppa Manfaatkan Tanggul Saluran Air, Berpotensi Lemahkan Kekuatan Pondasi, Bupati Majene Diminta Segera Tertibkan

MAJENE — Pemanfaatan lahan yang dianggap melanggar aturan tata ruang dan berpotensi membahayakan keamanan infrastruktur menjadi sorotan dan memantik reaksi sejumlah kalangan. Sebuah pabrik pengolahan tahu di wilayah Saleppa, Kabupaten Majene, didirikan tepat di atas dan memanfaatkan badan tanggul saluran air utama. Kondisi ini dikhawatirkan dapat melemahkan struktur dan kekuatan pondasi tanggul, sehingga berisiko jebol saat musim hujan tiba dan menimbulkan banjir yang merugikan warga.

Berdasarkan pantauan dan pengaduan warga, bangunan pabrik tersebut dibangun langsung menumpu pada badan tanggul yang seharusnya bebas dari beban tambahan apa pun. Selain itu, kegiatan produksi juga diduga membuang air limbahnya ke sekitar saluran air tanpa pengolahan yang layak, yang dikhawatirkan semakin mempercepat kerusakan tanah dan struktur tanggul dari dalam.

“Tanggul itu dibuat untuk menahan aliran air, bukan untuk dijadikan tempat mendirikan bangunan berat. Kalau sudah ada beban tambahan dan terus tertekan, lama-kelamaan dindingnya bisa retak dan jebol. Kalau sudah terjadi, yang menanggung kerugian adalah,” keluh salah satu warga yang minta Namanya tak di mediakan kepada Celebesnews pada, Senin (30/6/2026).

Sementara itu, aktivis lingkungan hidup, Mulyadi SH menegaskan bahwa pendirian bangunan di atas tanggul saluran air jelas bertentangan dengan peraturan yang berlaku Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, yang melarang pendirian bangunan di kawasan sempadan dan badan saluran air dan Peraturan Daerah tentang Tata Ruang Wilayah, yang menetapkan zona bebas bangunan untuk menjaga keamanan infrastruktur air.

“Tanggul adalah aset vital yang melindungi pemukiman dan lahan pertanian. Jika dimanfaatkan sebagai tempat usaha, secara teknis pasti akan menurunkan daya tahan strukturnya. Ini bukan soal biasa, tapi soal keselamatan publik,” tegasnya.

Ia menegaskan, jangan tunggu sampai tanggul jebol dan menimbulkan korban atau kerugian materiil baru bertindak. Lebih baik mencegah sejak dini. Bupati harus menunjukkan sikap tegas demi keselamatan warga dan kelestarian infrastruktur daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemilik usaha terkait pendirian pabrik tersebut. ( Liputan : Redaksi Celebesnews )

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments