BOMBANA — Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan dugaan ‘skandal’ pengadaan Hand Tractor pada Dinas Pertanian Bombana, Sulawesi Tenggara. Terbongkar pengadaan hand trantor tersebut terdapat selisih harga lebih mahal dengan spesifikasi, waktu, dan jarak pengiriman oleh penyedia yang sama sebesar Rp645.132.870,00
Berdasarkan dokumen pertanggungjawaban pengadaan Hand Tractor pada Dinas Pertanian yang dilaksanakan oleh CV. Frt pada tahun 2024 menunjukkan bahwa harga per unit Hand Tractor adalah sebesar Rp40.000.000,00 yang dipesan oleh PPK melalui portal e-katalog.lkpp.go.id.
Hasil konfirmasi BPK kepada 35 penerima bantuan diketahui bahwa seluruh bantuan Hand Tractor yang diterima tertanda berasal dari distributor CV. KHS yang merupakan penyedia bantuan Hand Tractor dengan spesifikasi QuickG1000 Kubota RD85DI-2S dari bantuan Kementerian Pertanian Tahun 2024.
Berdasarkan dokumen kontrak pengadaan bantuan alat dan mesin pertanian tractor roda dua yang berasal dari Kementerian Pertanian Tahun 2024 dengan CV.KHS untuk penyaluran sampai di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menunjukkan harga satuan barang adalah sebesar Rp27.370.000,00 ditambah dengan biaya pengiriman per unit sebesar Rp5.128.455,00, sehingga total harga satuan tractor adalah sebesar Rp32.498.455,00.
Atas hal tersebut, terdapat selisi harga lebih mahal untuk pengadaan tractor dengan spesifikasi, waktu, dan jarak pengiriman oleh penyedia yang sama sebesar Rp645.132.870,00 pada tahun 2024.
Merespon temuan tersebut, aktivis LSM LIRA, Ahmad Zulkarnain kepada Celebesnews pada, Senin (18/5/2026) mendesak Kejaksaan segera masuk mengusut anggaran negara pada pengadaan hand tractor tersebut pada Dinas Pernaian Bombana.
“Temuan ini dapat menjadi pintu masuk penyidik untuk membongkar dugaan penyimpangan dalam belanja pengadaan hand tractor tersebut pada Dinas Pertanian Bombana. Kami minta temuan ini segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum,”ungkap Ahmad Zulkarnain.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Bombana yang berusaha dikonfirmasi oleh Celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi hingga berita ini diturunkan tak memberikan tanggapan serta jawaban. ( Liputan : Redaksi Celebesnews )
