MAKASSAR — Demi menjaga kondisi fisik dan kesehatan para petugas yang bertugas mengamankan jalannya unjuk rasa di berbagai titik di Kota Makassar, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mengambil langkah cepat dan tepat. Melalui program jemput bola layanan kesehatan, tim medis yang diturunkan langsung hadir di lokasi tugas untuk memberikan pelayanan kesehatan khusus kepada seluruh personel yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung dalam rangka peringatan hari buruh dan peringatan Hardiknas. Langkah ini menjadi bukti nyata perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan petugas, sekaligus memastikan tugas pengamanan dapat dijalankan dengan optimal.
Kegiatan pengamanan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik strategis di Kota Makassar membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima dari setiap personel yang ditugaskan. Mereka harus berdiri berjaga dalam waktu yang cukup lama, menghadapi cuaca yang berubah-ubah, serta tetap waspada mengamati setiap perkembangan situasi. Tugas yang berat dan membutuhkan konsentrasi penuh ini tentu saja berisiko menurunkan kondisi kesehatan, baik akibat kelelahan, perubahan cuaca, maupun gangguan kesehatan ringan yang bisa saja terjadi kapan saja.
Menyadari kondisi tersebut, Bidokes Polda Sulsel tidak hanya bersikap pasif menunggu laporan kesehatan dari petugas, melainkan bergerak mendatangi langsung ke lokasi tugas untuk memberikan pelayanan secara dini. Tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya berkeliling dari satu titik pengamanan ke titik lainnya membawa perlengkapan medis lengkap, obat-obatan, serta alat pemeriksaan kesehatan dasar.
Penyelia Biddokkes Polda Sulsel, AKP Ade Firmansyah melalui keterangan persnya kepada Celebesnews pada, Sabtu (2/5/2026) menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pihaknya dalam menjaga kesehatan dan kebugaran seluruh personel yang bertugas. Menurutnya, petugas yang sehat adalah aset utama yang akan menentukan keberhasilan setiap tugas yang diemban, termasuk tugas pengamanan yang membutuhkan kesiapan yang tinggi.
“Kita sadar betul, tugas yang diemban oleh saudara-saudara kita ini sangat berat dan membutuhkan tenaga serta pikiran yang prima. Kalau kesehatannya terganggu, maka kinerja dan konsentrasinya pun akan terpengaruh. Oleh karena itu, kita tidak bisa hanya diam menunggu ada yang sakit baru ditangani. Kita harus bergerak lebih cepat, mendatangi mereka di lokasi tugas, memeriksa kondisinya, memberikan pengobatan jika ada keluhan, serta memberikan penyuluhan agar mereka tetap menjaga kesehatan selama bertugas. Inilah yang kita sebut dengan sistem jemput bola, pelayanan yang kita hadirkan langsung ke tangan mereka yang membutuhkan,” tegas AKP Ade Firmansyah.
Ia menambahkan, pelayanan yang diberikan tidak terbatas pada penanganan keluhan kesehatan yang sudah muncul saja, tetapi juga mencakup pemeriksaan kesehatan rutin, pemberian vitamin dan suplemen penambah daya tahan tubuh, serta penyuluhan mengenai cara menjaga kesehatan dan keselamatan kerja saat bertugas. Setiap personel yang datang atau ditemui tim medis mendapatkan pemeriksaan mulai dari tekanan darah, detak jantung, sampai dengan pengecekan kondisi fisik secara keseluruhan.
“Kita juga memberikan obat-obatan ringan yang sering dibutuhkan, tujuannya agar setiap gangguan kesehatan ringan dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih berat yang justru bisa menghambat tugas mereka,” jelasnya.
Kegiatan jemput bola ini mendapat respon positif dari personil di lapangan. Mereka menilai bahwa langkah seperti ini harus terus dilakukan dan ditingkatkan, karena selain membantu menjaga kesehatan petugas, juga mampu meningkatkan semangat kerja dan rasa kebersamaan di antara seluruh personel.
“Kesehatan adalah modal utama. Kalau kita sehat, apa saja tugas yang diberikan dapat kita selesaikan dengan baik. Pelayanan seperti ini membuktikan bahwa pimpinan selalu hadir dan peduli dengan keadaan anak buahnya,” ujar salah personil di lapangan.
Dengan terselenggaranya pelayanan kesehatan ini, diharapkan seluruh personel yang bertugas mengamankan unjuk rasa di Makassar dapat tetap sehat, bugar, dan siap siaga dalam menjalankan tugasnya demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat luas. ( Liputan : Anchi Karaeng )
