FOTO : Bupati Gowa, Husniah Talenrang
GOWA — Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa makin memanas jadi sorotan public. Para aktivis menilai Bupati Gowa tak peka dengan temuan tersebut, mereka bersuara lantang meminta bupati tak tutup mata.
Untuk diketahui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memiliki rekam jejak temuan sebesar Rp 1.182.093.000,00 pada tahun 2024. Temuan membongkar penyimpangan belanja pengadaan rambu suar ‘salah kamar’ justru direalisasikan untuk pengadaan lampu jalan.
Tak sampai disitu persoalan ini kemudian menyebabkan kesalahan dalam pemilihan akun atau kode rekening penganggaran belanja. BPK membongkar semua teman ini pada laporan hasil pemeriksaan tahun 2024.
“Nahhh…, Bupati semestinya peka dengan sorotan public yang muncul dengan menindaklanjuti temuan tersebut dengan menurunkan Inspektorat melakukan audit khusus. Jangan tutup mata lah dengan temuan ini karena semua ini terkait uang rakyat,”tegas aktivis antikorupsi, Mulyadi SH kepada Celebesnews pada, Selasa (13/1/2026).
Mulyadi mengungkapkan temuan BPK ini bukti bahwa anggaran belanja rambu suar pada Dinas Perhubungan dijadikan belanja rambu jalan mengindikasikan terjadinya potensi penyimpangan dalam pengelolaan dan belanja anggaran negara.
Temuan tersebut dinilai tidak hanya menunjukkan kelemahan administratif, tetapi juga mengindikasikan buruknya tata kelola keuangan daerah secara khusus pada OPD tersebut, lemahnya pengawasan internal, serta minimnya akuntabilitas publik di Pemerintah Kabupaten Gowa patut dipertanyakan.
Mulyadi menambahkan bahwa hasil audit BPK itu adalah refleksi buruk dari pemerintahan yang jauh dari prinsip transparansi dan tanggung jawab publik.
“Laporan BPK ini bukan sekadar catatan administratif. Ini potret nyata betapa kurang baiknya tata kelola keuangan daerah di Pemda Gowa. Sekali lagi kami mendesak Bupati Gowa tak tutup mata,” tegas Mulyadi.
Terpisah, Kepala DInas Perhubungan Kabupaten Gowa yang berusaha dikonfirmasi oleh Celebesnews melalui surat permitaan konfirmasi hingga berita ini diturunkan masih tak memberikan tanggapan serta jawaban. ( Liputan : Andi Marlin )
