HomeBerita UtamaDisentil Aktivis Antikorupsi, Transparansi Baznas Sulsel Dipertanyakan

Disentil Aktivis Antikorupsi, Transparansi Baznas Sulsel Dipertanyakan

FOTO : Aktivis antikorupsi, Mulyadi SH

MAKASSAR — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Selatan tiba-tiba disentil oleh sejumlah kalangan aktivis dan pegiat antikorupsi. Para aktivis ini mempertanyakan penggunaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) pada Baznas Sulsel yang selama ini terkumpul.

Aktivis antikorupsi, Mulyadi SH kepada celebesnews pada, Rabu (20/8/2025) menyoroti pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh Baznas.

Mulyadi menegaskan bahwa dana zakat adalah amanah umat yang tidak boleh dikelola secara tertutup. Ia menilai, publik atau masyarakat memiliki hak penuh untuk mengetahui arah penggunaan dana tersebut.

“Dana zakat itu bukan dana pribadi, bukan pula dana APBD. Karena itu, wajib hukumnya BAZNAS mempublikasikan laporan keuangan dan programnya kepada masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, Mulyadi meminta Baznas Sulsel segera membuka laporan keuangan dan penyaluran dana umat kepada publik secara berkala.

Selain itu, mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan langkah hukum apabila ditemukan indikasi penyimpangan.

“Dalam beberapa tahun belakangan ini, kita sebagai masyarakat tidak pernah tau penyaluran dana yang terkumpul di Baznas Sulsel tersebut disalurkan kemana saja dan berapa dana ummat yang terkumpul dalam setiap tahunnya. Maka itu, kami dari pegiat antikorupsi meminta data tersebut dibuka sekaligus merespon sorotan public yang mulai muncul ini,”tandasnya.

Terpisah, Ketua Baznas Sulsel yang berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi sebanyak dua kali tak menggubris dan memberikan tanggapan serta jawaban. ( Liputan : Ical )

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments