MAKASSAR — Proses hukum terhadap temuan perjalanan dinas ratusan juta rupiah pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar tahun 2022 mendapat perhatian dari sejumlah kalangan aktivis LSM di Makassar.
“Kami berharap penuh kepada aparat penegak hukum agar dapat menindak lanjuti temuan perjalan dinas pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Makassar tahun 2022 sesuai hukum acara pidana yang berlaku di negara kita, dan harapan nya semua pihak-pihak terkait termasuk kepala Balai dan pejabat pembuat komitmen beserta pelaku perjalanan dinas agar segera diperiksa,”kata Ketua LSM Solidaritas Merah Putih, Ikhsan kepada celebesnews.co.id pada, Kamis (23/5/2024).
Ia meminta temuan perjalanan dinas ini bila terdapat bukti-bukti kuat dan unsur perbuatan melawan hukum serta terdapat pelanggaran administrasi maka harus diproses secara pidana.
“Kami meminta secara tegas pada institusi penegak hukum untuk mengusut tuntas anggaran perjalanan dinas pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Makassar tahun 2022 tersebut. Harus ada penegakan hukum agar tidak terkesan tumpul di daerah kita ini sesuai dengan asas equality before the law yang bermakna semua orang sama kedudukan nya Dimata hukum tak ada yang kebal atas hukum,” tegasnya
Dikatakan Ikhsan, LSM Solidaritas Merah Putih sebagai organisasi ekstra parlementer yang terdiri dari pemuda dan kalangan aktivis antikorupsi akan berkomitmen untuk menjalankan fungsi Social of control dan mengawal semua problematika sosial, hukum,ekonomi dan politik khususnya di Sulawesi Selatan.
Oleh karena itu, Ikhsan menegaskan akan mengawal temuan perjalan dinas ini dan terbuka peluang untuk dilaporkan kek institusi penegak hukum. “Kami pastikan akan mengawal temuan perjalanan dinas ini dan meminta masalah ini jadi atensi aparat penegak hukum,”ujarnya.
Terpisah Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar berusaha dikonformasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi tidak memberikan tanggapan dan jawaban. (cn)
