HomeBerita UtamaBupati Diminta Tidak 'Tutup Mata' Soal Belanja Dana BOS di Kabupaten Gowa...

Bupati Diminta Tidak ‘Tutup Mata’ Soal Belanja Dana BOS di Kabupaten Gowa Tanpa Didukung Dokumen Pertanggungjawaban Lengkap Sesuai Kegiatannya

MAKASSAR — Sejumlah pegiat LSM terus menyoroti realisasi belanja dana BOS di Kabupaten Gowa pasca adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan Tanpa Didukung Dokumen Pertanggungjawaban Lengkap Sesuai Kegiatannya pada sejumlah sekolah pada tahun 2022.

Bahkan, dengan adanya temuan itu, salah satu aktivis sekaligus pegiat LSM, Mulyadi SH kepada celebesnews.co.id pada, Senin (1/4/2024) meminta bupati Gowa tidak ‘tutup mata’ dengan adanya temuan ini pada sejumlah sekolah tahun 2022.

Temuan ini, perlu menjadi atensi bupati sehingga belanja dana BOS pada setiap sekolah tidak mengalami penyimpangan dan berdampak terhadap persoalan hukum.

Diketahui, tahun 2022 Kabupaten Gowa mendapat guyuran anggaran dana BOS terbilang cukup fantastis. Karena itu, Bupati perlu melakukan pengawasan langsung terhadap anggaran dana BOS ini.

“Nah, dengan adanya temuan badan pemeriksa keuangan itu, hal Ini sepertinya menjadi pertanyaan besar bagi kita semua. Oleh karena itu, kami meminta Bupati Gowa segera merespon temuan ini, tidak hanya sebatas mendapat penjelasan dari pihak Dinas Pendidikan adanya pengembalian, namun yang perlu diusut oleh bupati ada apa realisasi belanja dana BOS ini tanpa diserta dokumen pertanggungjawaban yang lengkap sesuai peruntukannya pada beberapa sekolah di Kabupaten Gowa tahun 2022,”tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pemerksa Keuangan menemukan indikasi penyimpangan pengelolaan keuangan negara pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa. Tahun 2022, BPK melakukan audit dan menemukan Realisasi Belanja Dana BOS Tidak Didukung Dengan Bukti Pertanggungjawaban yang Lengkap ratusan juta rupiah.

Hasil pemeriksaan secara uji petik atas dokumen pertanggungjawaban belanja, BKU, keterangan dari Bendahara BOS dan Kepala Sekolah, (Satuan Pendidikan Dasar Nasional) Satdikdas bahwa Satdikdas belum sepenuhnya menginput pertanggungjawaban belanja sesuai dengan bukti yang
sesungguhnya, melainkan menggunakan data anggaran.

Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan terdapat realisasi belanja dana BOS pada empat sekolah senilai ratusan juta tersebut tidak didukung dengan dokumen pertanggungjawaban yang lengkap dan sesuai dengan kegiatannya. (Nama sekolah ada pada redaksi).

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews terkait temuan itu melalui surat permintaan konfirmasi sejak pekan lalu hingga berita ini diturunkan tidak memberikan tanggapan dan jawaban. (cn)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments