Pegiat Antikorupsi Minta BPKP Periksa Fisik Pembangunan Gedung Parkir RSUD Labuang Baji Makassar

0
69

MAKASSAR — Aktivis dan pegiat antikorupsi Sulawesi Selatan, Mulyadi SH meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan pemeriksaan Fisik Pembangunan gedung parkir RSUD Labuang Baji Makassar. Hal tersebut perlu dilakukan karena adanya dugaan tindakan memperkaya diri sendiri atau mengutamakan kepentingan pribadi dalam proyek tersebut.

“Kami bersama-sama sejumlah pegiat antikorupsi melakukan investigasi sebagaiuUpaya penelitian, pemeriksaan dan pengumpulan data, informasi, dan temuan lainnya untuk mengetahui serta membuktikan kebenaran atau bahkan kesalahan sebuah fakta yang kemudian menyajikan kesimpulan awal atas pembangunan gedung Parkir RSUD Labuang Baji terindikasi bermasalah. Mutu dan kualitas hasil pekerjaan patut dipertanyakan,” kata Mulyadi kepada celebesnews.co.id pada, Jumat (6/5/2023).

Karena itu, BPKP selaku Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan perlu turun kelapangan guna memastikan antara laporan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) sebagai bukti surat yang berkaitan dengan kelengkapan administrasi pertanggungjawaban dengan fakta fisik pembangunan yang sebenarnya.

Selain meminta BPKP untuk turun langsung melakukan pemeriksaan, Mulyadi juga meminta Inspektorat yang merupakan unsur pengawas pemerintahan daerah yang dipimpin oleh Inspektur yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada gubernur untuk tidak tutup mata melakukan pengawasan dan monitoring dengan baik

“Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dan juga Inspektorat harus turun untuk melakukan pengecekan Fisik Pemangunan serta informasi dari masyarakat. Coba pantau langsung kondisi fisik bangunan di RSUD Labuang Baji, periksa mutu dan volumenya, buka kontraknya, kasihan anggaran negara dengan kualitas pekerjaan seperti itu,” tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan Mulyadi, dalam waktu dekat, dirinya bersama sejumlah aktivis dan pegiat antikorupsi akan mendatangi Kejaksaan dan Tinggi dan Polda Sulsel untukan menyampaikan laporan tertulis, dengan maksud dan tujuan memberikan laporan informasi kaitan dengan mutu dan kualitas pekerjaan pembangunan gedung parkir RSUD Labuang Baji tersebut.

“Sedang kita atur waktu untuk mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi dan Polda Sulsel melaporkan proyek tersebut,”tegasnya.

Terpisah, Direktur RSUD Labuang Baji berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi hingga berita ini diturunkan tidak memberikan tanggapan dan jawaban. (cn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here