Pegiat Antikorupsi Sebut Temuan BPK “Kesalahan Penganggaran” pada Dinas Kesehatan Maros Bisa Jadi Pintu Masuk Penyelidikan

0
126

MAKASSAR — Kisruh temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Dinas Kesehatan Maros mulai memantik reaksi luas selain dari kalangan aktivis dan pegiat antikorupsi di Sulawesi Selatan. Kali ini juga datang dari pengamat sosial dan pegiat antikorupsi ikut memberikan sorotan dan kritikan keras kepada OPD tersebut.

Salah satu pengamat sosial dan pegiat antikorupsi Sulawesi Selatan, Risman kepada celebesnews.co.id pada, Selasa (28/3/2023) mengatakan suatu temuan terhadap penyimpangan keuangan oleh pihak Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) dapat dijadikan sebagai ‘pintu masuk’ pihak kejaksaan maupun kepolisian untuk melakukan penyelidikan.

“Temuan BPK bisa saja digunakan sebagai pintu masuk pihak kejaksaan maupun kepolisian untuk melakukan penyelidikan atas temuan tersebut,” kata Risman.

Ditegaskan oleh Risman, terkait temuan BPK atas kesalahan penganggaran pada Dinas Kesehatan di Kabupaten Maros sesungguhnya bisa saja dijadikan ‘barometer’ pihak kejaksaan maupun kepolisian untuk mengusut atau menindak lanjuti hasil audit BPK tersebut.

“Dengan adanya pintu masuk berdasarkan hasil temuan BPK itu, aparat penegak hukum bisa menjadikan temuan ini sebagai data awal untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan,”ujarnya. (cn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here