HomeBerita UtamaBaladhika Adhyaksa Nusantara Makassar Prihatin Tambang Ilegal Di Desa Welado Kabupaten Bone

Baladhika Adhyaksa Nusantara Makassar Prihatin Tambang Ilegal Di Desa Welado Kabupaten Bone

FOTO : Ketua Lembaga Baladhika Adhyaksa Nusantara Makassar, Jumhuriah Palureng

 

MAKASSAR — Pemerhati lingkungan sekaligus aktivis LSM prihatin maraknya tambang ilegal pada sejumlah daerah di Sulawesi Selatan yang semakin menjamur belakangan ini. Salah satunya di Desa Walado Kabupatem Bone melihat fakta lapangan akan berpotensi terhadap kerusakan lingkungan bila terus dilakukan pembiaran.

“Kerusakan hutan maupun lingkungan hingga kini terus berlangsung, kehadiran tambang-tambang ilegal yang semakin marak belakangan ini akan memicu kerusakan lingkungan yang dampaknya akan meluas, perlu perhatian dari instansi terkait bersama aparat penegak hukum,”kata Pemerhati lingkungan sekaligus aktivis Lembaga Baladhika Adhyaksa Nusantara Makassar, Jumhuriah Palureng kepada celebesnews.co.id pada, Jumat (24/5/2024)

Melihat kondisi lingkungan yang ditimbulkan dari dampak keberadaan tambang ilegal tersebut, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama melindungi lingkungan dari kerusakan yang lebih parah baik akibat faktor alam maupun ulah manusia.

Pemerhari lingkungan sekaligus aktivis LSM ini minta instantansi terkait setop kegiatan itu, karena penambangan liar juga akan memperparah kerusakan lingkungan, baik pencemaran air sungai, kerusakan hutan, dan lahan pertanian.

“Kami sangat prihatin dengan kebaradaan tambang pasir ilegal di Desa Welado Kabupaten Bone. Mudah-mudahan ini akan jadi atensi serius pihak terkait,”tutupnya. (cn)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments