HomeBerita UtamaTemuan BPK Ada, Kejati Didesak Periksa Kadis Kesehatan Toraja Utara dan PPK...

Temuan BPK Ada, Kejati Didesak Periksa Kadis Kesehatan Toraja Utara dan PPK Labkesda Habiskan Rp12 Miliar

TORAJA UTARA — Proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Toraja Utara yang menelan anggaran negara senilai Rp12 miliar lebih pada tahun 2024 memantik reaksi dari sejumlah aktivis dan pegiat antikorupsi. Setelah temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terungkap, Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Solidaritas Merah Putih (PSMP) angkat bicara secara tegas mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan segera turun tangan memeriksa semua pihak terkait.

Ketua LSM PSMP sulawesi Selatan, Ikhsan kepada Celebesnews pada, Sabtu (1/8/2026) di Makassar menegaskan, temuan BPK yang telah tercatat menjadi bukti nyata adanya ketidakberesan dalam pengelolaan anggaran proyek tersebut. Oleh karena itu, Kejati Sulsel tidak boleh diam atau menunda-nunda lagi. Ia meminta Kejati Sulsel segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Kesehatan Toraja Utara selaku pejabat yang bertanggung jawab, beserta Pelaksana Pengadaan (PPK) proyek Labkesda tersebut.

“Anggaran Rp12 miliar itu adalah uang rakyat, bukan angka kecil. Jika BPK sudah menemukan temuan yang tidak wajar, maka sudah selayaknya aparat penegak hukum segera turun tangan. Kami desak Kejati Sulsel: periksa Kadis Kesehatan Toraja Utara dan PPK proyek ini. Segera layangkan surat panggilan pemeriksaan kepada semua pihak terkait,”tandasnya.

Lebih lanjut, LSM PSMP meminta pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mencakup perencanaan, proses pengadaan, pelaksanaan pekerjaan, hingga pertanggungjawaban keuangan. Pihaknya juga menuntut agar jika terbukti ada potensi kerugian negara, maka seluruh kerugian wajib dikembalikan secara utuh dan pihak yang bersalah diproses hukum tanpa pandang bulu.

“Jangan sampai temuan BPK hanya menjadi catatan di atas kertas. Public menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban. Uang Rp12 miliar lebih itu harus bisa dipertanggungjawabkan setiap rupiahnya. Jika ada yang menyeleweng, harus diusut sampai tuntas,” tambahnya.

Publik pun kini menanti langkah nyata Kejati Sulsel. Proyek Labkesda yang seharusnya bermanfaat meningkatkan pelayanan kesehatan warga Toraja Utara justru berujung kecurigaan setelah tersandung temuan BPK. Masyarakat berharap masalah ini segera terang benderang dan tidak ada pihak yang dilindungi.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Toraja Utara yang berusaha dikonfirmasi oleh Celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi hingga berita ini diturunkan tak memberikan tanggapan serta jawaban. ( Liputan Khusus : Redaksi Celebesnews )

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments