HomeBerita UtamaTemuan BPK di SMP 1 Banteng Selayar, APH Didesak Periksa Kepala Sekolah...

Temuan BPK di SMP 1 Banteng Selayar, APH Didesak Periksa Kepala Sekolah dan Bendahara

SELAYAR — Temuan ketidakwajaran pengelolaan dana yang dibongkar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di SMP Negeri 1 Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, kian berkembang. Aktivis antikorupsi mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera memeriksa secara mendalam Kepala Sekolah dan Bendahara yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan di sekolah tersebut.

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK 2024, tercatat adanya ketidaksesuaian yang signifikan antara realisasi belanja dengan dokumen pertanggungjawaban yang diserahkan. Sebagian besar dana yang dikelola bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOSP) yang dialokasikan pemerintah diduga terdapat penyimpangan dalam pencatatan, bukti transaksi yang tidak lengkap, serta penggunaan anggaran yang diduga tidak sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan.

Aktivis antikorupsi, Mulyadi SH menegaskan bahwa sebagai penanggung jawab utama, Kepala Sekolah dan Bendahara memiliki peran sentral dalam setiap aliran dana. “Tidak mungkin ada ketidaksesuaian dokumen tanpa sepengetahuan atau persetujuan pihak yang berwenang. Oleh karena itu, Kejaksaan dan Kepolisian harus segera memanggil dan memeriksa keduanya untuk mengungkap fakta sebenarnya,” tegasnya, Jumat (19/6/2026).

Ia menambahkan bahwa pemeriksaan harus mencakup seluruh aspek pengelolaan: mulai dari perencanaan anggaran, pencairan dana, proses pengadaan barang/jasa, hingga bukti pertanggungjawaban yang ada. “Jika ditemukan unsur kesengajaan yang merugikan keuangan negara, maka proses hukum harus dijalankan tanpa pandang bulu. Uang pendidikan adalah uang rakyat yang harus dijaga sebaik-baiknya,” tambahnya.

Selain memeriksa pejabat sekolah, aktivis senior satu ini juga meminta APH menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk penyedia barang atau jasa yang terlibat dalam transaksi tersebut. Mereka juga mendesak agar hasil pemeriksaan dipublikasikan secara terbuka agar masyarakat mengetahui kejelasan kasus ini.

Terpisah, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Benteng Selayar yang berusaha dikonfirmasi oleh Celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi tak memberikan tanggapan serta jawaban. ( Liputan : Redaksi Celebesnews )

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments