FOTO : Ilustrasi
SELAYAR — Lembaga antikorupsi Celebes Corruption Watch (CCW) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menyelidiki dugaan ketidakwajaran pengelolaan keuangan di SMP Negeri 1 Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Desakan ini menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan realisasi belanja sekolah tersebut tidak sesuai dengan dokumen pertanggungjawaban yang diserahkan pada laporan hasil pemeriksaan tahun 2024,
Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), BPK mencatat adanya selisih signifikan antara jumlah dana yang tercatat digunakan dengan bukti transaksi, kuitansi, serta dokumen pendukung lainnya. Temuan ini mencakup belanja barang, jasa, dan operasional sekolah yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOSP).
Ketua umum CCW Sulawesi Selatan, Masryadi dalam keterangannya, Senin (15/6/2026), menegaskan bahwa ketidaksesuaian dokumen tidak dapat dianggap sekadar kesalahan administrasi biasa. “Ini menyangkut uang rakyat. Jika pertanggungjawabannya tidak jelas, maka timbul pertanyaan serius: ke mana sebenarnya dana tersebut dialokasikan dan apakah ada unsur kerugian negara?” ujarnya.
Ia meminta Kejaksaan Negeri Selayar dan Kepolisian Resor Selayar segera turun tangan melakukan penyelidikan mendalam. CCW juga mendorong agar seluruh dokumen keuangan sekolah diperiksa secara menyeluruh untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab. “Prinsipnya, setiap rupiah anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan secara sah dan transparan. Jangan sampai temuan ini berhenti hanya di atas kertas,” tegasnya.
Pihaknya juga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Selayar mengambil langkah preventif dengan mengevaluasi sistem pengawasan keuangan di seluruh satuan pendidikan agar masalah serupa tidak terulang. “Pengelolaan dana pendidikan harus menjadi prioritas utama, karena dampaknya langsung dirasakan oleh generasi penerus,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak SMP Negeri 1 Benteng Selayar terkait temuan yang dilaporkan BPK tersebut. Demikian pula surat permintaan konfirmasi Celebesnews kepada Kepala Sekolah tak mendapat tanggapan serta jawaban. ( Liputan : Redaksi Celebesnews )
