HomeBerita UtamaJadi Pertanyaan Publik dan Aktivis, Proyek Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II...

Jadi Pertanyaan Publik dan Aktivis, Proyek Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulawesi Selatan “Pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas Simpang 4 Kabupaten Pangkep Tak Diketahui Lokasinya”

FOTO : Ilustrasi

MAKASSAR — Nahhh…, sejumlah elemen masyarakat, aktivis, dan LSM mempertanyakan keberadaan sebuah proyek pengadaan dan Pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) Smart Simpang 4 Kabupaten Pangkep yang dianggarkan Rp 1.540.000.000 pada Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulawesi Selatan pada tahun 2025 ini.

Para kalangan aktivis dan LSM menduga bahwa proyek tersebut dilaksanakan secara tidak transparan. Lokasi pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) Smart di Simpang 4 Kabupaten Pangkep tersebut hingga kini tidak diketahui oleh public.

“Kami menantang pejabat pengadaan di Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulawesi Selatan untuk menunjukan keberadaan proyek yang dianggarkan Rp 1.540.000.000 tersebut pada Simpang 4 Kabupaten Pangkep. Coba tunjukan dimana titiknya atau dimana lokasinya, kemudian apakah alat tersebut yang memang sudah ada terpeasang sebelumnya pada beberapa titik di sampang 4 Kabupaten Pangkep diganti dengan alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas yang baru, ini sekedar pertanyaan sebagai masyarakat biasa,”ungkap aktivis antikorupsi Mulyadi SH kepada Celebesnews pada, Jumat (19/9/2025) di Makassar.

Proyek ini menjadi perhatian belakangan lantaran diduga terindikasi harga yang kemahalan atau dinilai tak wajar oleh public. Masyarakat berhak mengetahui detail pelaksanaan proyek yang dibiayai oleh negara dari uang rakyat, agar bisa ikut serta dalam pengawasan pelaksanaan proyek sejak awal.

“Kami memastikan akan mengawal dan melakukan monitoring pelaksanaan pekerjaan proyek ini. Sejauh ini kami belum mengatahui atau tidak pernah melihat Pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) Smart pada Simpang 4 di Kabupaten Pangkep tersebut dimana titik atau lokasinya,”ungkpa Mulyadi.

Terpisah, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulawesi Selatan yang berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi hingga berita ini kemali diturunkan masih tak memberikan tanggapan dan jawaban. ( Liputan : Redaksi_Celebesnews )

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments