HomeBerita UtamaHabiskan Rp15 Miliar... CCW Minta Kejati Turunkan Tim Lidik Proyek Pengendalian Banjir...

Habiskan Rp15 Miliar… CCW Minta Kejati Turunkan Tim Lidik Proyek Pengendalian Banjir Sungai Walanae Soppeng

SOPPENG — Lembaga anti-korupsi Celebes Corruption Watch (CCW) mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan untuk segera menurunkan tim Penyelidikan (Lidik) guna mengusut tuntas indikasi penyimpangan pada proyek Pengendalian Banjir Sungai Walanae di Kabupaten Soppeng. Proyek yang menelan anggaran fantastis mencapai Rp15 miliar pada tahun 2025 tersebut disinyalir dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Berdasarkan hasil pemantauan dan investigasi di lapangan, CCW menemukan sejumlah ketidaksesuaian pada fisik bangunan penahan banjir tersebut. Padahal, proyek yang bersumber dari anggaran negara ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak luapan Sungai Walanae yang saban tahun selalu meluap.

“Anggaran yang digelontorkan sangat besar, mencapai Rp15 miliar. Namun, kualitas pekerjaan di lapangan sangat meragukan dan disinyalir kuat ada indikasi pengurangan volume serta spesifikasi,” tegas Ketua umum CCW dalam keterangannya, Minggu (13/9/2026).

CCW menilai, ketidakmaksimalan pengerjaan proyek ini tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga mengancam keselamatan serta perekonomian masyarakat Soppeng jika struktur bangunan gagal menahan beban debit air saat musim penghujan.

Oleh karena itu, CCW meminta Kejati Sulsel tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah hukum yang responsif.

“Kami meminta Kepala Kejati Sulsel turun tangan secara langsung dengan menerbitkan Surat Perintah Tugas bagi tim Intelijen atau Pidana Khusus (Pidsus) untuk melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) serta meninjau langsung lokasi fisik proyek tersebut di Soppeng,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor pelaksana maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari instansi teknis terkait Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jenebeang belum memberikan penjelasan resmi mengenai dugaan penggunaan material batu kecil pada proyek pengendalian banjir Sungai Walanae tahun anggaran 2025 tersebut. ( Liputan Khusus: Ical___Redaksi Celebesnews )

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments