MAKASSAR – Kehadiran sebuah perguruan tinggi idealnya tidak hanya menjadi menara gading akademis, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membawa manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya. Hal inilah yang dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar Kampus UIN Alauddin Makassar. Kehadiran kampus hijau ini terbukti tidak hanya mencetak generasi berilmu dan berakhlak, tetapi juga merajut harmoni serta mendorong kesejahteraan warga lokal.
Keberadaan Kampus UIN Alauddin Makassar menjadi berkah tersendiri, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun pendidikan lingkungan. Aktivitas ribuan mahasiswa dan civitas akademika saban hari menghidupkan roda perekonomian lokal secara berkelanjutan.
Muhammad Amin, salah seorang warga yang telah menetap selama puluhan tahun di sekitar kawasan kampus, menceritakan perubahan positif yang ia rasakan. “Dulu kawasan ini relatif sepi. Kini, dengan hadirnya aktivitas kampus yang dinamis, usaha warung makan dan jasa fotokopi kami berkembang pesat. Kehadiran kampus ini nyata membantu perekonomian keluarga kami,” ungkap Basri penuh antusias saat ditemui oleh Celebesnews, Ahad (20/9/2026) di bilangan Kawasan Samata, Kabupaten Gowa.
Selain penggerak ekonomi, Kampus UIN Alauddin Makassar juga dinilai berhasil menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, dan kesantunan kepada para mahasiswanya—sebuah fondasi edukatif yang tecermin dalam kehidupan bermasyarakat.
“Anak-anak mahasiswa UIN Alauddin itu sopan dan menghargai warga. Tata krama mereka saat berinteraksi menciptakan suasana lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” puji Hajjah Ramlah, warga masyarakat setempat.
Sebagai wujud penerapan Tridharma Perguruan Tinggi—khususnya pengabdian kepada masyarakat—pihak kampus secara konsisten menggelar berbagai program edukatif dan sosial. Mulai dari edukasi kesehatan, pelatihan keterampilan bagi pemuda lokal, pemanfaatan teknologi tepat guna, hingga bantuan sarana ibadah rutin dilaksanakan.
Ia menuturkan bahwa sinergi antara warga dan UIN Alauddin Makassar terjalin sangat erat dan inklusif.
Nilai edukasi lingkungan juga ditularkan secara nyata. Melalui komitmen gerakan kampus asri dan ramah lingkungan (green campus), program penghijauan serta pengelolaan kebersihan kampus memberi dampak pencerahan bagi warga sekitar untuk turut menjaga ekosistem.
“Lingkungan kampus yang bersih dan asri membuat udara pemukiman di sekitarnya terasa lebih sejuk. Kampus juga rajin mengajak warga mengedukasi diri tentang pentingnya menjaga kebersihan dan fasilitas umum,” tambah warga lainnya.
Menanggapi apresiasi tersebut, Pimpinan Civitas Akademika UIN Alauddin Makassar menyampaikan rasa terima kasih mendalam serta komitmen untuk terus merawat hubungan harmonis ini.
“Pendidikan yang berkualitas lahir dari lingkungan sosial yang harmonis dan saling mendukung. Masyarakat sekitar adalah mitra strategis kami. Apa yang kami lakukan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan akademis untuk tumbuh, belajar, dan maju bersama,” tegas Pimpinan Civitas Akademika UIN Alauddin Makassar.
Kolaborasi berkelanjutan antara Kampus UIN Alauddin Makassar dan masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa integrasi antara keilmuan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keislaman mampu menciptakan lingkungan yang berdaya, sejahtera, dan saling menguatkan. (Liputan Khusus: Redaksi__Celebesnews)
