FOTO : Ketua DPW PSMP Sulsel, Ichsan Arifin, ST.MH
MAKASSAR — Dewan Pimpinan Wilayah (DPD) Pemuda Solidaritas Merah Putih (PSMP) Sulawesi Selatan meminta Walikota mempercepat pembangunan pengolahan sampah energi listrik (PSEL) di Makassar lantaran kondisi TPA Antang saat ini dinilai tak lagi refresentatif dijadikan satu-satunya tempat pembuangan akhir sampah.
Desakan ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSMP Sulawesi Selatan, Ichsan Arifin, ST.MH kepada Celebesnews pada, Rabu (22/10/2025).
Dikatakannya kehadiran PSEL itu, sangat diperlukan untuk mengatasi persoalan sampah yang sudah menggunung dan telah overload di TPA Antang.
Pembangunan PSEL adalah merupakan solusi yang tepat dalam mengatasi sampah yang ada di Kota Makassar dimana PSEL dapat mengubah sampah menjadi sumber energi bersih yang berkelanjutan, sehingga pembangunannya diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta menjadi solusi jangka panjang bagi masalah persampahan kota.
Ichsan melanjutkan, bahwa alasan perlunya PSEL di Makassar adalah untuk mengatasi masalah sampah dan keterbatasan lahan yang ada di TPA Antang, dimana pembangunan PSEL dapat membantu mengatasi masalah volume sampah yang besar serta dapat mengubah sampah menjadi energi listrik, yang dapat mengamankan pasokan listrik di Makassar dan sekitarnya.
Lanjut dikataknnya lokasi yang ideal untuk PSEL adalah TPA Antang karena telah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan penempatan PSEL di Antang sangat ideal sebab masyarakat Antang sudah terbiasa, jika ditempatkan didaerah lain maka akan menimbulkan gejolak sosial sebab masyarakatnya tidak terbiasa dan rentang kekhawatiran terhadap pencemaran udara akibat bau sampah, sehingga hal itu menjadi dasar pemikiran kenapa lokasi PSEL sangat ideal di daerah Antang. ( Liputan : Ical )
