HomeBerita UtamaCCW Desak Kejati Periksa Kadis PUPR Morowali dan PPK Proyek Drainase Ruas...

CCW Desak Kejati Periksa Kadis PUPR Morowali dan PPK Proyek Drainase Ruas Fonuasingko-Bungku dan Pekerjaan Jalan Bahodopi – Pesantren Alkhairat

MOROWALI — Ketua Lembaga antikorupsi Celebes Corruption Watch (CCW), Masryadi mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah untuk melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Kepala Dinas PUPR Bersama pejabat pengadaan atau PPK proyek Drainase Ruas Fonuasingko-Bungku dan Pekerjaan Jalan Bahodopi – Pesantren Alkhairat Morowali tahun 2023.

Desakan ini disampaikan Masryadi menyusul sejak proses awal tender kedua paket proyek fisik itu terindikasi terjadinya dugaan ‘kongalikong’ atau pengaturan bersama antar peserta tender.

“Temuan BPK ini bisa dijadikan bukti awal oleh penyidik untuk melakukan penyelidikan dalam membongkar dugaan pengaturan yang terjadi antar peserta tender,”kata Masryadi kepada Celebesnews pada, Selasa (14/10/2025).

Dikatakannya kuat dugaan sebelum proses leleng berlangsung paket paket tersebut sudah di plot plot terlebih dahulu oleh pihak perusahaan yang sudah berkomitmen dengan Pokja ULP artinya paket itu sudah ada yang punya. “Nahhh…, semestinya pejabat pengadaan atau PPK tidak diam masalah tersebut, termasuk oleh kepala dinas selaku pengguna anggaran harusnya cermat mengawal proses lelang atau tender proyek tersebut,”ungkapnya.

“Yang paling mencolok dugaan persekongkolan nya sesuai dengan temuan BPK ini adalah Hasil pemeriksaan dokumen diketahui terdapat kesamaan format penulisan lembar pernyataan kepemilikan sertifikat kompetensi kerja dan surat pernyataan menyediakan peralatan dan personil manajerial oleh CV FBP Persada dengan CV YMP. Sedangkan dua peserta tender lainnya, format yang dimasukkan tidak memiliki kesamaan serta memiliki. Selain itu, memiliki Kesamaan author dan IP Address. Hasil pemeriksaan metadata file dokumen penawaran antara CV FBP dengan CV YMP menunjukkan pembuat (author) dibuat oleh orang yang sama atas nama Sdr. Ism. pada proyek Drainase Ruas Fonuasingko-Bungku, sebagaimana temuan BPK,”terangnya.

Oleh karena itu, Masryadi berharap temuan BPK ini jadi atensi kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dan segera menurunkan tim untuk melaukan penyelidikan.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah (DPUPRD) Kabupaten Morowali yang berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi hingga berita ini Kembali diturunkan masih tak memberikan tanggapan dan jawaban. ( Liputan : Redaksi Celebesnews )

 

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments