MAMASA — Nahhh…, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membongkar dugaan penyimpangan dan indikasi penyimpangan belanja pengadaan pakaian olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga (DIspora) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. BPK menemukan realisasi belanja pakaian olahraga tersebut tidak sesuai kondisi sebenarnya hingga ratusan juta rupiah pada tahun 2023.
Dikutip dari laporan hasil pemeriksaan BPK, pada tahun 2023, Pemkab Mamasa menganggarkan Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp 329.124.330.433,00 dengan realisasi sebesar Rp 229.089.721.039,25 atau 69,61%. Dari realisasi tersebut diantaranya merupakan Belanja Pakaian Olahraga sebesar Rp 1.083.073.649,00 yang dilaksanakan pada Dispora.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap realisasi Belanja Pakaian Olahraga pada Dispora tersebut, diketahui bukti dokumen pertanggungjawaban tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dimana nota kuitansi yang dipertanggungjawabkan bukan merupakan nota kuitansi asli dari penyedia pakaian olahraga Toko ZS. Hal tersebut berdasarkan hasil konfirmasi BPK kepada penyedia pakaian olahraga Toko ZS.
Berdasarkan konfirmasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa nota pertanggungjawaban ditagihkan bukan berdasarkan kondisi sebenarnya. Hasil wawancara BPK dengan PPTK belanja pakaian olahraga pada Dispora mengakui bahwa dokumen pertanggungjawaban yang disusun tidak sesuai dengan sebenarnya. Menurut PPTK, pembelian pakaian olahraga dilakukan di Makassar. Namun, sampai dengan pemeriksaan berakhir, dokumen pertanggungjawaban riil tidak dapat ditunjukkan kepada BPK. Rincian pada tabel berikut:
Dengan demikian, terdapat belanja pakaian olahraga tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya hingga ratusan juta rupiah pada tahun 2023.
Merespon temuan tersebut, ketua umum lembaga antikorupsi Celebes Corruption Watch (CCW), Masryadi kepada celebesnews.co.id pada, Senin (16/12/2024) mendesak Kejaksaan dan kepolisian segera melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Kepala Dinas selaku pengguna anggaran dan Pejabat pembuat komitmen beserta PPTK dan rekanan.
“Kami meminta kejaksaan dan kepolisian menindaklanjuti temuan in mengusut dugaan penyimpangan keuangan negara yang terjadi,”tandasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mamasa yang berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat perminraan konfirmasi beberapa pekan lalu hingga berita ini diturunkan tidak memberikan tanggapan dan jawaban. ( Liputan : Ical )
