MAKASSAR — Pasca dilaporkan secara resmi ke Polda Sulsel, kini mengalir dukungan untuk mengusut tuntas proyek pengadaan alat kedokteran dan Kesehatan (Alkes) pada Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie Parepare tanpa melalui E-Katalog pada tahun 2022.
Kali ini, dukungan tersebut turut datang aktivis LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) meminta penyidik Polda Sulsel segera memanggil dan memeriksa Direktur Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie Parepare selaku pengguna anggaran bersama pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan Alkes tersebut.
“Kami berharap usai masalah ini dilaporkan secara resmi ke Polda Sulsel, penyidik segera memeriksa semua pihak-pihak terkait, kami minta agar masalah pengadaan Alkes ini diusut tuntas,”kata Ahmad Zulkarnaen kepada celebesnews.co.id pada, Kamis (21/3/2024).
Lanjut disampaikan Ahmad Zulkarnaen, dirinya memberi dukungan kepada aparat penegak hukum Polda Sulsel menuntaskan laporan yang dimasukan oleh aktivis LSM agar menjadi atensi penyelidikan dan penyidikan.
“Jadi sebenarnya penyidik ini sudah memilik pintu masuk melakukan penyelidikan. Dasarnya itu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dimana proyek pengadaan Alkes menjadi temuan,”tuturnya.
Meski pun, apa yang menjadi laporan para aktivis LSM ini mengarah pada unsur perbuatan melawan hukumnya, bukan pada potensi kerugian negaranya. “Mudah-mudahan penyidik Polda Sulsel segera mengeluarkan surat panggilan kepada Direktur Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie Parepare selaku pengguna anggaran bersama pejabat pembuat komitmen pengadaan Alkes tersebut,”tandasnya.
Terpisah, Direktur Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie Parepare berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi beberapa pekan lalu hingga berita ini diturunkan tidak memberikan tanggapan dan jawaban. (cn)
