FOTO : Ilustrasi
MAKASSAR — Sikap protes dari orang tua siswa memaksa kebijakan kontroversial Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Makassar terkait kewajiban pembelian seragam sekolah senilai Rp1,9 juta mulai melembek. Padahal, di awal penyampaian kepada orang tua, kebijakan ini ditegaskan harus dipatuhi tanpa opsi lain. Kini, wali murid menuntut kejelasan dasar hukum dan transparansi harga yang dinilai tidak masuk akal tersebut.
Protes keras dari calon siswa baru di SMA Negeri 14 Makassar saat itu, Kepala Sekolah diduga secara sepihak menetapkan seluruh siswa wajib membeli paket seragam lengkap melalui sekolah dengan harga fantastis mencapai Rp1,9 juta per siswa. Tidak ada penawaran membeli secara terpisah, maupun kebebasan orang tua untuk membeli di luar dengan spesifikasi yang sama.
Namun, setelah mendapat sorotan dan kecaman luas dari masyarakat serta kalangan pegiat antikorupsi, sikap pihak kepala sekolah mulai berubah alias melembek .
“Awalnya ditekankan wajib beli di situ dengan harga segitu. Sekarang ada suara mulai melembek, tapi belum ada kejelasan resmi. Yang kami tanyakan sederhana: Apa dasar hukum dan perhitungan Ibu Kepala Sekolah memaksa kami membeli dengan harga Rp1,9 juta pada saat diawal-awal?,”tegas satu orang tua siswa yang enggan disebut namanya, Senin (13/7/2026).
Orang tua menilai harga tersebut diduga jauh melampaui harga pasar untuk seragam sekolah standar. Paket yang ditawarkan hanya terdiri dari beberapa setel seragam harian, seragam pramuka, olahraga, dan atribut pelengkap – yang jika dibeli secara terpisah di toko terpercaya di Makassar diyakini jauh dibawah Harga yang ditetapkan oleh pihak sekolah.
“Kami tidak anti seragam bagus dan rapi untuk anak kami. Tapi jangan biarkan ada kepentingan lain di balik harga yang dipaksakan ini. Jika sekolah tidak bisa menjelaskan dasarnya, kami akan terus lapor ke Dinas Pendidikan Kota Sulsel hingga ke Inspektorat,” tambah perwakilan orang tua tersebut.
Sampai berita ini diturunkan, pihak sekolah terkait belum bersedia memberikan keterangan resmi. Surat permintaan konfirmasi dari Redaksi Celebesnews juga tak mendapatkan tanggapan serta jawaban. ( Liputan Khusus : Sofyan )
