Home Berita Utama Aktivis Antikorupsi Desak Kejati Periksa Kepala UPT Asrama Haji Sudiang

Aktivis Antikorupsi Desak Kejati Periksa Kepala UPT Asrama Haji Sudiang

0

MAKASSAR — Aktivis antikorupsi mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel untuk mengusut pemakaian atau pemanfaatan Barang Milik Negera (BMN) pada Asrama Haji Sudiang menyusul adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dimana sejumlah fasilitas BMN di Asrama Haji Sudiang tanpa memiliki atau dilengkapi adanya Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pihak ketiga.

“Kami mendesak Kejati Sulsel untuk segera melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Kepala UPT Asrama Haji Sudiang dengan adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan tersebut,”ungkap salah satu aktivis dan pegiat antikorupsi Sulawesi Selatan, Mulyadi SH kepada celebesnews.co.id pada, Selasa (11/2/2025).

Dikatakanya dengan adanya temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan ini dapat menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk membongkar dugaan penyimpangan dalam pemakaian tau pemanfaatan BMN pada Asrama Haji Sudiang itu. “Di antaranya, penyidikan mengapa tidak ada PKS kepada pihak ketiga menjadi penting dilakukan untuk memastikan motifnya sehingga terjadi pemanfaatan barang milik negara yang tidak jelas konstribusinya,” katanya.

“Kita berharap ini di respon oleh Kejaksaan, segera bisa memproses penyelidikan karena bukan delik aduan tapi temuan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membongkar dugaan penyimpangan pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) pada UPT Asrama Haji Makassar. BPK menemukan pemanfaatan sejumlah BMN tersebut tanpa didukung oleh adanya Perjanjian Kerjasa Sama (PKS) dengan pihak ketiga pada tahun 2023.

Dikutip dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK sejumlah pemanfaatan BMN pada UPT Asrama Haji Makassar yang jadi temuan tanpa didukung dengan perjanjian sewa dan penetapan tarif adalah Ruang kantin, Hanggar Mock Up pesawat dan Hajj Store.

Kondisi ini disebabkan kepala UPT Asrama Haji Makassar kurang cermat.

Terpisah, Kepala UPT Asrama Haji Sudiang yang berusaha dikonfirmasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi terkait adanya temuan tersebut pada pekan lalu, hingga berita ini diturunkan tidak memberikan tanggapan dan jawaban. ( Laporan : Muh. Yunar )

Exit mobile version