Home Berita Utama Dianggarkan Ratusan Juta, Proyek Drainase Dinas PUPR Gowa Tak Kunjung Rampung, Dipertanyakan...

Dianggarkan Ratusan Juta, Proyek Drainase Dinas PUPR Gowa Tak Kunjung Rampung, Dipertanyakan Pegiat Antikorupsi

0

MAKASSAR — Nah, proyek pembangunan drainase Jl Tamarunang, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dipertanyakan oleh sejumlah kalangan. Salah satunya oleh pegiat antikorupsi mempertanyakan proyek ini lantaran dianggarkan tahun 2023, namun hingga saat ini tak kunjung rampung.

Salah satu pegiat antikorupsi Sulawesi Selatan, Mulyadi SH kepada celebesnews.co.id pada, Sabtu (16/3/2024) mengungkapkan, seharusnya berdasarkan kontrak, proyek pekerjaan drainase yang dianggarkan melalui Dinas PUPR Kabupaten Gowa ini telah selesai pada Desember 2023 lalu tanpa menyeberang tahun. Namun justru masih tak kunjung rampung.

Karena itu, proyek drainase ini memantik reaksi dan kritikan dimana persoalan sesungguhnya sehingga tak kunjung selesai dikerjakan.

“Nah, pertanyaan kami, apa sesungguhnya yang jadi persoalan sehingga pekerjaan drainase di Jl Tamarunang ini tak kunjung selesai dikerjakan, apalagi saat ini kondisi cuaca lebih dominan hujan sehingga penyelesaian drainase sangat diharapkan oleh warga segera bisa rampung,”ujarnya.

Dikatakan oleh Mulyadi, semua kalangan memang mendukung adanya pengerjaan drainase tersebut. Namun ia juga mengeluhkan soal lambatnya pengerjaan proyek itu rampung.

“Gini ya, memang bagus dibangun drainasenya. Tapi ya harus cepatlah pengerjaannya. Jangan lama. Sekarang ada apa belum selesai,”tandasnya.

Sorotan terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek drainase yang tak kunjung rampung ini turut dipertanyakan Masryadi, anggaran ratusan juta dengan dengan volume pekerjaan hanya sepanjang itu patut dipertanyakan. “Analisa kami dengan panjang pekerjaan yang dianggarkan ratusan juta pada pekerjaan drainase ini patut dipertanyakan. Kami menilai ada indikasi kemahalan nilai, sehingga pekerjaan ini patut jadi atensi pihak terkait,”ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gowa yang dikonfirmasi oleh celebesnews belum lama ini terkait proyek pekerjaan drainase ini menjelaskan, pihaknya belum melakukan pembayaran penuh kepada kontraktor. “yang kami bayarkan itu sesuai volume pekerjaan. Kami sangat ketat betul dan tidak mau asal bayar, “ujarnya.

Sementara itu, terkait tidak berlanjutnya pelaksaaan pekerjaan drainase tersebut karena terkendala oleh persoalan lahan milik salah satu warga yang tidak ingin dilintasi pelaksaan lanjutan pekerjaan drainase ini.

“Jadi bukan kami tidak mau tuntaskan, tetapi oleh salah satu warga yang mengaku sebagai pemilik lahan yang akan dilintasi oleh pelaksanaan pekerjaan drainase ini tidak mau tanahnya dibuat saluran drainase sehingga terputus sampai disitu,”bebernya.

Demikian pula disampaikan oleh Lurah Tamarunang yang dikonfirmasi oleh celebesnews terkait persoalan lahan milik warga tersebut, pihaknya telah berusaha menemui sang pemilik lahan namun tatap tidak memberikan akses sehingga pekerjaan drainase ini mengalami kendala. (cn)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version