Home Berita Utama Sorot Anggaran PC AIO Rp298 Juta RSUD Syach Yusuf Gowa, Celebes Corruption...

Sorot Anggaran PC AIO Rp298 Juta RSUD Syach Yusuf Gowa, Celebes Corruption Watch Minta Transparansi Spesifikasi dan HPS

0

GOWA — Alokasi anggaran belanja modal komputer All-in-One (AIO) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syach Yusuf Kabupaten Gowa untuk Tahun Anggaran 2026 mendadak disorot publik. Berdasarkan data resmi yang tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah tersebut memplot dana mencapai Rp298.287.000 dengan Kode Mata Anggaran Kegiatan (MAK) 1.01.01.0.06.0002.5.2.02.10.010.00002 pada tahun 2026.

Besarnya nilai pagu pengadaan perangkat elektronik tersebut memantik respons kritis dari Direktur lembaga antikorupsi Celebes Corruption Watch (CCW), Masryadi kepada Celebesnews, Kamis (24/9/2026) malam. CCW secara terbuka mempertanyakan kejelasan rincian volume serta peruntukan unit PC AIO yang direncanakan maupun direalisasikan. Tanpa keterbukaan mengenai kuantitas barang, angka senilai ratusan juta rupiah tersebut dinilai rawan menimbulkan spekulasi publik terkait efisiensi pemanfaatan uang negara.

Selain masalah volume, CCW menuntut kejelasan spesifikasi teknis dari unit PC AIO yang dibeli, mulai dari jenis prosesor, kapasitas RAM, ruang penyimpanan, ukuran dan kualitas layar, hingga bentuk dukungan garansi. Kejelasan detail teknis ini dipandang sangat vital guna memastikan bahwa spesifikasi barang yang diadakan benar-benar sepadan dengan besaran anggaran yang dialokasikan serta sesuai dengan kebutuhan operasional rumah sakit.

Sorotan utama CCW juga tertuju pada Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau rincian harga satuan per unit perangkat tersebut. Pihaknya mendesak transparansi mengenai metode penetapan HPS yang digunakan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD Syach Yusuf Gowa, guna memastikan kalkulasi penyusunan anggaran telah memenuhi asas ketaatan aturan dan efisiensi pengadaan barang/jasa pemerintah.

Lebih jauh, CCW mendorong pimpinan rumah sakit maupun PPK untuk memberikan penjelasan komprehensif terkait potensi perbedaan struktur harga. Penjelasan ini dinilai penting apabila terdapat selisih antara harga unit yang tertera pada platform E-Katalog dengan harga acuan pasaran (street price/retail price) untuk model dan tipe komputasi yang setara di pasaran umum.

Langkah kritis ini diharapkan menjadi acuan bagi pihak manajemen RSUD Syach Yusuf Gowa untuk segera memberikan klarifikasi yang transparan dan akuntabel. Pengawasan ketat terhadap rencana pengadaan ini semata-mata dilakukan demi menjaga integritas tata kelola keuangan daerah serta mencegah potensi penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah.

Terpisahk pimpinan RSUD Syach Yusuf Kabupaten Gowa yang berusaha dikonfirmasi oleh Celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi hingga berita ini diturunkan tak memberikan tanggapan serta jawaban. ( Liputan Khusus: Ical_Redaksi Celebesnews )

Exit mobile version