Home Makassar Tolak Normalisasi LGBT, Massa Aliansi Umat Islam Gelar Aksi Demonstrasi di Makassar

Tolak Normalisasi LGBT, Massa Aliansi Umat Islam Gelar Aksi Demonstrasi di Makassar

0

MAKASSAR — Massa yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam menggelar aksi unjuk rasa di depan Eks Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Sabtu (12/9/2026) pagi. Aksi yang diikuti sekitar ratusan orang tersebut digelar untuk menyuarakan penolakan keras terhadap segala bentuk penormalan LGBT di Kota Makassar.

Massa aksi mengawali pergerakan dengan melakukan long march dari Masjid Al-Markaz Al-Islami, Kecamatan Bontoala, sebelum akhirnya tiba di titik lokasi aksi pada pukul 09.38 WITA.

Di bawah komando penanggung jawab lapangan, Waldi, massa menyampaikan aspirasinya dengan berorasi secara bergantian di atas mobil komando Pick Up bernomor polisi DD 8804 XD. Selain itu, peserta aksi juga mengibarkan bendera Tauhid, membentangkan spanduk dan pamflet berisi tuntutan, serta membagikan selebaran pernyataan sikap kepada masyarakat yang melintas.

Dalam aksi tersebut, terdapat beberapa poin tuntutan utama yang disampaikan oleh pihak aliansi, di antaranya penolakan Konser Musik, menolak keras penyelenggaraan konser musik di Makassar yang melibatkan musisi pelaku maupun penyokong LGBT karena dinilai mempromosikan eksistensi kelompok tersebut.

Selain itu, massa aksi menegaskan bahwa perilaku LGBT merupakan perbuatan haram dan keji (faahisyah) yang melampaui batas, serta menyerukan pelaku LGBT untuk bertobat.

Dalam aksi demontrasi tesebut Massa yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam menolak segala bentuk upaya penormalan LGBT di Makassar maupun daerah lainnya di Indonesia.

Jga massa aksi ini menyerukan kepada tokoh Umat, mengajak ulama, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersuara tegas melawan perilaku dan dukungan terhadap LGBT.

Memasuki pukul 10.25 WITA, Sekjen Aliansi Umat Islam, Ustadz Nasaruddin Linggi Allo, membacakan secara resmi surat pernyataan sikap di hadapan seluruh peserta aksi.

Rangkaian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan doa bersama pada pukul 10.36 WITA. Usai memanjatkan doa, massa aksi mulai membubarkan diri secara tertib. Seluruh rangkaian unjuk rasa berakhir pada pukul 10.50 WITA dalam situasi yang aman, kondusif, dan lancar. ( Liputan: Redaksi Celebesnews )

Exit mobile version