SELAYAR — Bikin geleng-geleng kepala kegiatan perjalan dinas sopir Sekretariat DPRD Selayar diduga menyimpang. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membongkar bukti perjalanan dinas sopir pada tahun 2024 terdapat bukti yang difotocopy dan dimodifikasi yang dilampirkan berulang-ulang pada beberapa dokumen pertanggungjawaban. (Temuan Bukti yang dilampirkan ada pada Redaksi Celebesnews ).
Dikutip dari laporan hasil pemeriksaan BPK tahun 2024 Belanja Perjalanan Dinas atas sopir pada Sekretariat DPRD diketahui terdapat pencairan biaya transportasi yang tidak didukung bukti pengeluaran riil yang memadai seperti tidak terdapat bukti pengeluaran riil yang dilampirkan, bukti yang dilampirkan merupakan bukti pengeluaran tahun 2023 dan 2025 yang dimodifikasi menjadi bukti pengeluaran tahun 2024 serta terdapat bukti yang difotocopy dan dimodifikasi yang dilampirkan berulang-ulang pada beberapa dokumen pertanggungjawaban hingga terdapat tanggal bukti yang dilampirkan tidak sesuai dengan waktu perjalanan dinas, dengan rentang waktu bulan hingga tahun.
bendahara melakukan pencairan belanja perjalanan dinas atas sopir berdasarkan kwitansi dinas yang diusulkan oleh PPTK tanpa melalui verifikasi dari PPK. Kwitansi dinas yang diajukan oleh PPTK besaran uang harian dan hotel didasarkan pada jumlah hari pada surat tugas dan disesuaikan pada nilai pagu, sedangkan untuk transportasi PPTK mengajukan dengan besaran Rp1.250.000,00 hingga Rp2.500.000,00 untuk perjalanan dalam provinsi. Selanjutnya, verifikasi oleh PPK dilakukan setelah PPTK menyerahkan susulan bukti pengeluaran yang diperoleh dari pelaksana perjalanan dinas.
Berdasarkan hasil perhitungan kesesuain uang yang dibayarkan dengan bukti transportasi pada dokumen pertanggungjawaban perjalanan dinas diketahui terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp 128.588.712,00 pada tahun 2024.
Merespon temuan tersebut, aktivis antikorupsi Sulawesi Selatan, Mulyadi SH kepada Celebesnews pada, Senin (29/6/2026) mendesak kajaksaan dan kepolisian untuk menindaklanjuti temuan ini segera menurunkan tim melakukan penyelidikan.
“Kami minta kejaksaan dan kepolisian segera merespon temuan ini dan segera memeriksa semua pihak-pihak terkait,”tandasnya singkat.
Terpisah, Sekwan DPRD Selayar yang berusaha dikonfirmasi oleh Celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi hingga berita ini diturunkan tak memberikan tanggapan serta jawaban. (Liputan Khusus : Redaksi Celebesnews )
