Home Berita Utama Ketidaksesuaian Persediaan Obat Terbongkar, BPK Ungkap Jumlah Fisik Tak Sesuai Laporan Persedian...

Ketidaksesuaian Persediaan Obat Terbongkar, BPK Ungkap Jumlah Fisik Tak Sesuai Laporan Persedian di UPT RSKD Gigi dan Mulut Pemprov Sulsel

0

MAKASSAR — Nahhh…., terungkap stok dan pengadaan obat dan BMHP pada UPT RSKD Gigi dan Mulut Pemprov Sulsel berpotensi bermasalah. Hasil pemeriksaan secara uji petik atas penatausahaan persediaan obat dan BMHP pada RSKD Gigi dan Mulut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada laporan hasil pemeriksaan tahu 2024 menemukan permasalahan cukup serius.

Salah satunya adalah terkait stok obat dan BMHP yang disimpan di ruangan Klinik Eksodonsi dan Bedah Mulut, Klinik Pedodontik, UPF Konservasi dan Endodonsia, Klinik Periodontologi, dan Klinik Prioritas tidak dilengkapi dengan bukti amprah dan catatan penggunaan yang memadai. Stok yang didapatkan dari Apotek akan langsung dianggap habis walaupun fisik barang masih disimpan di ruangan dan tidak dihitung sebagai bagian persediaan akhir tahun.

Hasil pemeriksaan stock opname dan prosedur pengujian hitung mundur diketahui terdapat jumlah fisik obat yang tidak sesuai pencatatan kartu stok yang disebabkan pengisian kartu stok yang tidak dilakukan secara tertib sesuai mutasi obat dan BMHP.

Dimana terdapat Hasil perhitungan mundur persediaan obat dan BMHP menunjukkan jumlah fisik obat tidak sesuai dengan laporan persediaan obat per 31 Desember 2024.

Kelebihan persediaan terjadi pada obat dan BMHP hasil pemeriksaan fisik dan hasil perhitungan mundur lebih banyak daripada obat dan BMHP yang tercatat di kartu stok dan laporan persediaan. Kekurangan persediaan terjadi pada obat dan BMHP hasil pemeriksaan fisik dan hasil perhitungan mundur lebih sedikit daripada obat dan BMHP yang tercatat di kartu stok dan laporan persediaan.

Merespon temuan ini, Ketua Lembaga antikorupsi Celebes Corruption Watch (CCW), Masryadi kepada Celebesnews pada, Rabu (4/3/2026) menegaskan temuan tersebut mengindikasikan adanya potensi penyimpangan dan dugaan ‘kongkalikong’ dalam pengadaan obat dan BMHP pada RSKD Gigi dan Mulut di RSKD Gigi dan Mulut Pemprov Sulsel.

“Kami minta APH segera masuk menindaklanjuti temuan ini dan mendalami dokumen belanja pengadaan obat dan BMHP secara khusus untuk tahun anggaran 2024,”tandasnya.

Ia mengungkapkan temuan ini dapat menjadi data awal sebagai bahan penyelidikan untuk membongkar indikasi penyimpangan belanja pengadaan obat dan BMHP pada RSKD Gigi dan Mulut Pemprov Sulsel. “Kami harapkan APH segera masuk dan melakukan penyelidikan,”tandasnya.

Terpisah Kepala UPT RSKD Gigi dan Mulut Pemprov Sulsel yang berusaha dikonfirmasi oleh Celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi sebanyak dua kali tak memberikan tanggapan serta jawaban. ( Liputan : Redaksi Celebesnews )

Exit mobile version