MAKASSAR — Nah, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membongkar temuan Belanja Perjalanan Dinas Dalam Negeri pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar terdapat kelebihan harga tiket penerbangan yang dibayarkan dan berpotensi terjadinya indikasi penyimpangan pada tahun 2022.
Laporan Keuangan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar tahun 2022 mencatat realisasi Belanja dan Beban Perjalanan Dinas Dalam dan Luar Negeri Bruto sebesar Rp 5,4 miliar lebih dengan pengembalian sebesar Rp 101.590.000 sehingga realisasi Belanja dan Beban Perjalanan Dinas Dalam dan Luar Negeri neto adalah sebesar Rp 5,3 miliar lebih.
Hasil pemeriksaan substantif atas realisasi Belanja Perjalanan Dinas Dalam Negeri diketahui terdapat kelebihan harga tiket penerbangan yang dibayarkan.
Sejak Tahun 2019, BBPVP Makassar memenuhi kebutuhan tiket penerbangan dalam melaksanakan kegiatan perjalanan dinas dengan bantuan Sdr. MFA melalui CV. Wa (WT Travel) selaku penyedia barang dan jasa yang bergerak dibidang pariwisata (Tour and Travel).
Berdasarkan keterangan Sdr. MFA, yang bersangkutan telah bergabung dengan CV. Wa sejak tahun 2017 dan mulai menyediakan kebutuhan tiket penerbangan pada BBPVP Makassar tahun 2019. Dengan adanya WT Travel ini terdapat anjuran untuk membeli melalui WT Travel dan apabila ada perjalanan dinas yang pesertanya banyak pasti menggunakan perusahaan jasa travel ini. Namun demikian pegawai tetap diperbolehkan membeli sendiri.
Dalam kondisi dimana penugasan perjalanan dinas tanpa diberikan uang muka maka pegawai akan memilih untuk membeli tiket melalui WT Travel karena tanpa adanya pemberian uang muka terlebih dulu.
Selama Tahun 2022, CV Wa telah menerima pemesanan dan pembayaran tiket penerbangan serta menerbitkan invoice yang disampaikan kepada Bendahara Pengeluaran dengan nilai sebesar Rp 1,4 miliar lebih.
Untuk setiap pemesanan tiket, diluar bagian keuntungan/fee yang diperoleh dari pihak maskapai penerbangan, menurut pengakuan langsung dalam berita acara permintaan keterangan, Sdr. MFA menyatakan bahwa memang benar melakukan perubahan dokumen tiket dan kuitansinya dengan menambahkan nilai keuntungan yaitu menaikkan harga (margin) sebesar Rp 300.000 s.d Rp 500.000 per tiketnya. Atas hal tersebut, tidak dilakukan pemberitahuan kepada pegawai pelaksana perjalanan dinas.
Hal tersebut dilakukan karena pembayaran atas pemesanan tiket diterima dari Bendahara Pengeluaran (BP) BBPVP Makassar memerlukan waktu dalam kurun waktu 1 minggu – 1,5 bulan setelah pembelian tiket dan belum tentu dibayarkan secara keseluruhan pada saat yang sama tergantung dari ketersediaan dana.
Tim Pemeriksa telah meminta seluruh invoice dilengkapi dengan file rekapitulasi harga asli dan biaya reschedule selama tahun 2022. Sampai dengan berakhirnya pemeriksaan, file rekapitulasi harga asli dan reschedule tidak disampaikan kepada Tim
Untuk itu, Tim pemeriksa melakukan langkah alternatif untuk membuktikan pengakuan dari Sdr. MFA dengan melakukan uji petik pada 22 tiket penerbangan senilai Rp 50.973.180 dan diperoleh hasil sebagai berikut.
1 (satu) tiket senilai Rp2.120.000 atas nama Sdr. SP tidak memiliki
selisih dengan data yang dimiliki maskapai penerbangan dan
dikeluarkan oleh WT Travel.
1 (satu) tiket senilai Rp2.648.000 yang tidak ditemukan atas nama Sdr.
NI dengan rute Jakarta – Makassar pada tanggal 3 Juni 2022.
Atas 20 tiket sisanya dengan nilai sebesar Rp46.205.180 ditemukan total selisih sebesar Rp10.858.877 sehingga rata-rata selisih per tiket adalah sebesar Rp 542.944 (Rp10.858.877/20)
Atas pembelian tiket senilai Rp1.430.594.739 (Rp1.481.567.919 – Rp50.973.180), Sdr. MFA sampai dengan berakhirnya pemeriksaan tidak dapat menyajikan data harga perolehan untuk setiap tiketnya
Dengan demikian, berdasarkan hal-hal di atas, maka kelebihan pembayaran biaya perjalanan dinas atas pembelian tiket moda transportasi udara sebesar Rp 710.047.078 (Rp272.433.555 + Rp413.310.102 + Rp4.553.244 + Rp6.243.300 + Rp2.648.000 + Rp10.858.877).
Terpisah Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar berusaha dikonformasi oleh celebesnews melalui surat permintaan konfirmasi tidak memberikan tanggapan dan jawaban. (cn)
