Home Berita Utama CCW Minta Kejaksaan Audit Investigatif Anggaran Jasa Tenaga Kebersihan Kecamatan Tallo

CCW Minta Kejaksaan Audit Investigatif Anggaran Jasa Tenaga Kebersihan Kecamatan Tallo

0

MAKASSAR — Lembaga anti-korupsi Celebes Corruption Watch (CCW) meminta Kejaksaan segera melakukan audit investigatif terhadap pengelolaan anggaran jasa tenaga kebersihan di Kecamatan Tallo. Langkah ini dinilai mendesak guna memastikan penggunaan dana publik berjalan transparan, akuntabel, serta bebas dari indikasi penyelewengan.

Sorotan tersebut mengemuka setelah CCW merespon sorotan public terkait kejanggalan realisasi anggaran operasional tenaga kebersihan di wilayah tersebut. Pihaknya menduga alokasi anggaran tenaga kebersihan tahun 2026 ini patut diusut tuntas, termasuk melakukan telisik anggaran yang dikucurkan apakah sesuai dengan hak-hak yang diterima oleh para pekerja di lapangan.

Direktur CCW, Masryadi kepada Celebesnews, Kamis (17/9/2026) menyatakan bahwa audit investigatif oleh lembaga penegak hukum menjadi instrumen penting untuk mengurai dan memastikan ada atau tidaknya potensi penyimpangan, baik berupa penyalahgunaan wewenang, pemotongan hak para pekerja tenaga kebersihan, maupun tindak pidana korupsi lainnya.

“Kami meminta Kejaksaan tidak diam. Harus ada tindakan nyata berupa audit investigatif menyeluruh terhadap alokasi anggaran jasa tenaga kebersihan hingga alur penyalurannya di Kecamatan Tallo. Pengelolaan dana publik harus dibuka secara terang benderang,” tegas Masryadi.

CCW mendesak Kejaksaan untuk segera memanggil pihak-pihak terkait di lingkup Kantor Kecamatan Tallo guna dimintai keterangan dan pemeriksaan dokumen administratif. Pihaknya menegaskan akan terus mengawal sorotan public ini yang muncul hingga aparat penegak hukum masuk melakukan penyelidikan dan melakukan audit investigatif.

Nahhh…, terpisah Camat Tallo, Andi Husni, S.STP., M.Si menjelaskan terkait pemecahan paket pengadaan yang tercantum dalam SiRUP LKPP tahun 2026 merupakan data pada tahap awal penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang mana pada saat itu terjadi kekeliruan dalam perhitungan kuantitas/kebutuhan pegawai penyedia jasa lainnya orang perorangan setelah dialkukan evaluasi dan pembaharuan data kualitas yang benar alokasi anggaran yang valid dan diperbaharui pada SiRUP adalah sebesar Rp7.105.890.000

Sementara itu, untuk kewajaran nilai anggaran disusun secara rasional berdasarkan kebutuhan operasional wilayah, volume pekerjaan, jangka Waktu dan standar tarif/upah tenaga kerja.

Untuk diketahui jumlah petugas kebersihan sebanyak 25 orang, jasa tenaga kebersihan (Satgas Drainase Kecamatan) sebanyak 31 orang, jasa tenaga kebersihan (pengawas kebersihan) sebanyak 20 orang, jasa tenaga kebersihan (Driver Fukuda, karnet, pemotong rumput dan penyapu) sebanyak 173 orang serta biaya operasional lain-lain 1 paket. ( Liputan Khusus: Redaksi Celebesnews)

Exit mobile version