HomeBerita UtamaKPK Diminta Tidak Melulu Garap Kota Besar, Tetapi Juga Diminta Sentuh Kasus...

KPK Diminta Tidak Melulu Garap Kota Besar, Tetapi Juga Diminta Sentuh Kasus Korupsi Luar Jawa, Kontraktor Desak KPK Sikat PPK ‘Nakal’ di Buton Utara

MAKASSAR — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta tidak hanya terfokus di kota-kota besar dalam melakukan pemberantasan kasus-kasus korupsi. Namun, masyarakat menaruh harapan besar KPK juga diminta tidak menutup mata membidik sejumlah daerah di luar pulau jawa, salah satunya yang diminta adalah membidik sulawesi tenggara.

Hal tersebut disampaikan oleh kuasa direksi PT Urbant Sakti Perkasa, Ibnu Zaki kepada celebesnews.co.id pada, Jumat (13/10/2022) meminta KPK masuk ke Sulawesi Tenggara, secara khusus di Kabupaten Buton Utara.

KPK harus memiliki komitmen penegakan hukum tanpa pandang bulu. Secara profesional dan obyektif, KPK harus berani mengusut dugaan pidana korupsi yang melibatkan pejabat pemerintah sampai politikus.

Menurut Ibnu, di Kabupaten Buton Utara, proyek-proyek infrastruktur dan proyek pengadaan barang dan jasa patut diusut. Aroma adanya dugaan kongkalikong pengaturan sejumlah proyek untuk memenangkan rekanan tertentu ‘tercium’ dengan sangat rapi dan kental.

Salah satunya dirasakan langsung oleh PT Urbant Sakti Perkasa saat telah mengikuti proses tender hingga keluar sebagai pemenang pada proyek peningkatan jalan Dinas PUPR Buton Utara namun tiba-tiba dibatalkan oleh pejabat pembuat komitmen dengan memilik perusahaan PT. Sinar Bulan Group sebagai pemenang dan berkontrak tanpa alasan dan dasar yang jelas.

Oleh karena itu, ia meminta KPK masuk ke daerah ini melakukan bersih-bersih dan sikat semua PPK nakal yang diduga selama ini turut bermain dalam pengaturan proyek. “Nah, sekarang bagaimana kualitas pekerjaan mau baik, kalau misalnya yang dimenangkan itu adalah penawar terendah. Kami mendesak KPK sikat para PPK ‘nakal’ yang selama ini muncul dugaan mengatur  pemenang tender “ungkapnya.

Terpisah, PPK proyek pekerjaan Peningkatan Jalan Desa Eensumala Desa Koboruno Kec. Bonegunu di Buton Utara, Sulawesi Tenggara, Zalman beberapa kali berusaha dikonfirmasi dihubungi belum lama ini oleh celebesnews melalui panggilan telpon tidak diangkat, demikian pula dengan pesan WhassApp yang dikirim hingga kini tidak dibalas.

Sementara itu, Ketua Pokja proyek ini, Mustamin mengungkapkan, bahwa terkait persoalan tersebut silahkan menghubungi langsung pihak PPK. “Kami dari Pokja sudah selesai dan sudah menyerahkan ke PPK, proses lelangnya sudah selesai, selanjutnya terkait persoalan itu, silahkan hubungi langsung PPK nya,”singkatnya. (cn)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments